Paparan Logam Selama Kehamilan dapat Menyebabkan Bayi Lahir Prematur

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 22 Desember 2020 | 17:17 WIB
Paparan Logam Selama Kehamilan dapat Menyebabkan Bayi Lahir Prematur
Ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Sebuah studi yang terbit dalam jurnal Environmental International menunjukkan beberapa logam, seperti nikel, arsenik, kobalt, dan timbal, dapat menganggu hormon wanita selama kehamilannya.

Hal ini dapat menyebabkan risiko kesehatan dan penyakit pada anak-anak di masa depan mereka.

Melansir The Health Site, studi baru ini menemukan paparan logam dapat menyebabkan masalah, seperti kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah pada bayi, serta pre-eklamsia pada sang wanita.

Namun, masih sedikit yang diketahui tentang efek pasti dari paparan logam pada wanita hamil dan bayinya.

Beberapa logam tersebut dapat menganggu sistem endokrin, yang bertanggung jawab mengatur hormon tubuh.

Ilustrasi ibu hamil (Shutterstock)

"Keseimbangan hormon yang rumit mengatur kehamilan dari konsepsi hingga persalinan, dan gangguan keseimbangan ini dapat berdampak negatif bagi ibu dan janin," keta penulis utama studi Zorimar Rivera-Nunez, asisten profesor di Universitas Rutegrs, Amerika Serikat.

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis sampel darah dan urin dari 815 wanita yang terdaftar di studi Puerto Rico Test site for Exploring Contamination Threats (PROTECT).

Paparan Logam Mengubah Konsentrasi Hormon Prenatal Selama Kehamilan

Para peneliti menemukan logam dapat bertindak sebagai penganggu endokrin dengan mengubah konsentrasi hormon prenatal selama kehamilan, bergantung pada kapan sang ibu terpapar selama kehamilan.

Mereka menemukan, wanita hamil yang tinggal di Puerto Rico berisiko lebih tinggi karena mereka lebih banyak terpapar logam daripada negara lain di benua Amerika.

Penulis studi Rivera-Nunez mengatakan wanita di Puerto Rico memiliki tingkat kelahiran prematur yang jauh lebih tinggi (hampir 12 persen) dan hasil kelahiran yang merugikan lainnya.

Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut tentang efek pasti dari aparan logam terhadap kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinda Hauw Sempat Panik Alami Perdarahan, Kenali Ciri Flek Tanda Kehamilan!

Dinda Hauw Sempat Panik Alami Perdarahan, Kenali Ciri Flek Tanda Kehamilan!

Health | Jum'at, 18 Desember 2020 | 13:49 WIB

Drama Kehamilan Dinda Hauw: Test Pack di Tong Sampah hingga Pendarahan

Drama Kehamilan Dinda Hauw: Test Pack di Tong Sampah hingga Pendarahan

Entertainment | Jum'at, 18 Desember 2020 | 08:55 WIB

Jawab Kabar Kehamilan Gigi, Raffi Ahmad Bersyukur Vaksin Covid-19 Tiba

Jawab Kabar Kehamilan Gigi, Raffi Ahmad Bersyukur Vaksin Covid-19 Tiba

Entertainment | Selasa, 15 Desember 2020 | 17:56 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB