Kacau! Disiplin Protokol Kesehatan Kian Hari Makin Turun di Semua Daerah

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 25 Desember 2020 | 06:10 WIB
Kacau! Disiplin Protokol Kesehatan Kian Hari Makin Turun di Semua Daerah
Pelayan memasang poster imbauan kepada pengunjung di pintu masuk salah satu warung kopi di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/5). [ANTARA FOTO/Arnas Padda]

Suara.com - Satgas Penanganan Covid-19 menemukan bahwa disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan menurun di hampir seluruh daerah. Hal itu sekaligus menjadi faktor bertambahnya kasus aktif Covid-19 selama beberapa minggu terakhir.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, protokol kesehatan yang sering dilanggar salah satunya menggunakan masker. Kedisiplinan masyarakat telah menurun sejak awal November lalu.

"Tingkat disiplin masyarakat di hampir semua daerah mengalami penurunan. Pada awal minggu pertama November, tingkat akumulasi per minggu berada di kisaran 86,17 persen. Kemudian per minggu mengalami penurunan,” jelas Doni webinar BNPB Indonesia Kamis (24/12/2020).

Sementara tingkat disiplin dalam menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga menurun secara bertahap setiap pekan.

Puncak penurunan, menurut Doni, terjadi pada 22 November dengan angka disiplin merosot hingga 53,57 persen.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo imbau warga tak liburan Nataru. (Satgas Covid-19)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo imbau warga tak liburan Nataru. (Satgas Covid-19)

“Awal atau 1 November angka kepatuhan itu 81,87 persen. Kemudian 8 November 80,62 persen, lantas 15 November 80,15 persen. Puncak penurunan ini berada pada tanggal 22 November yaitu 53,57 persen. Itu berada pada titik terendah,” paparnya.

Padahal kunci utama mencegah penularan Covid-19 hanya dengan disiplin protokol kesehatan 3M, kata Doni.

Dia yakin apabila hal itu dapat diterapkan dengan baik, maka penularan dapat dicegah dan angka kasus bisa turun.

"Kalau kita sungguh-sungguh ingin mengurangi kasus yang kuncinya cuma satu. Disiplin. Tidak ada yang lain. Disiplin patuh kepada protokol kesehatan,” tegas Doni.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa sekalipun seseorang yang sudah disiplin pun tidak menjamin kemudian tidak terpapar Covid-19 jika tetap membiarkan orang-orang di sekitarnya abai terhadap protokol kesehatan.

Sehingga dalam hal ini, kunci memutus penularan Covid-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan yang dilakukan secara bersama-sama.

"Tidak bisa sendirian. Harus bersama-sama. Tantangannya ke depan, bagaimana kita secara kolektif bisa mengajak seluruh orang yang ada di sekitar kita patuh kepada protokol kesehatan,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 1933 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19  DKI Jakarta Capai 169.775 Orang

Tambah 1933 Kasus, Jumlah Pasien Covid-19 DKI Jakarta Capai 169.775 Orang

Jakarta | Kamis, 24 Desember 2020 | 21:19 WIB

Kena Covid-19, Mengapa Wajah Dewi Perssik sampai Dipenuhi Bercak Merah?

Kena Covid-19, Mengapa Wajah Dewi Perssik sampai Dipenuhi Bercak Merah?

Riau | Kamis, 24 Desember 2020 | 21:09 WIB

Akui Kena Covid-19, Wajah Dewi Perssik Dipenuhi Bercak Merah

Akui Kena Covid-19, Wajah Dewi Perssik Dipenuhi Bercak Merah

Bali | Kamis, 24 Desember 2020 | 21:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB