Kasus HIV AIDS Justru Menurun Selama Pandemi Covid-19, Apa Sebab?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 29 Desember 2020 | 13:30 WIB
Kasus HIV AIDS Justru Menurun Selama Pandemi Covid-19, Apa Sebab?
Ilustrasi HiV Aids

Suara.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat jumlah kasus HIV dan AIDS menurun selama tahun 2020. Namun Ketua BKKBN Hasto Wardoyo khawatir penurunan kasus terjadi karena berkurangnya pemeriksaan dan penemuan kasus akibat kondisi Pandemi Covid-19.

"Kita tidak bisa bergembira karena ada aktivitas menurun di 2020 ini dalam hal untuk pemeriksaan maupun penemuan kasus. Sehingga apakah data ini yang valid atau ada under recording. Saya rasa perlu kita waspadai bersama," kata Hasto dalam webinar 'Tahun Baru dan Semangat Baru Menuju Akhir AIDS 2030: Sanggupkah Kita atau Retorika Belaka?', Selasa (29/12/2020).

Data BKKBN, selama Januari hingga September 2020 total kasus HIV yang terdata bertambah 32.293 orang, sedangkan kasus AIDS bertambah 6.772 orang. Penambahan kasus itu turun dibandingkan tahun 2019 yang jumlah kasus HIV tercatat 50.282 orang dan kasus AIDS sebanyak 7.036 orang. 

Hanya saja, Hasto menyampaikan, yang tidak berubah adalah tren penambahan kasus AIDS yang selalu turun sejak tahun 2017.

Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]
Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]

"Namun demikian kalau baca sebelum Pandemi, ada kecenderungan tidak ada tren kuat untuk jumlah penemuan kasus AIDS yang ada di tahun 2018 ke 2019, semoga ini jadi kabar baik dan optimisme menuju 2030 nanti," tambahnya.

Sementara itu, pulau Jawa masih menjadi pusat terbanyak adanya kasus HIV maupun AIDS. Pada kasus HIV terbanyak ada di DKI Jakarta (69.353 kasus), Jawa Timur (62.393 kasus), Jawa Barat (44.793 kasus), Papua (38.315 kasus), dan Jawa Tengah (37.631 kasus). Data BKKBN tercatat total keseluruhan kasus HIV diseluruh Indonesia saat ini ada 409.857 orang.

Untuk kasus AIDS, provinsi Papua jadi yang terbanyak dengan angka 32.629 kasus. Disusul Jawa Timur 21.128 kasus, Jawa Tengah 12.988 kasus, DKI Jakarta 10.716 kasus, dan Bali 8.982 kasus. Total kasus AIDS diseluruh provinsi tercatat 127.873 orang.

"Kalau kita gencar melakukan upaya preventif di Pulau Jawa sangat berpengaruh di nasional. Namun secara klinis menjadi manifes memang di Papua jadi perhatian penting, sindrom AIDS di Papua jauh lebih tinggi. Mungkin karena masalah kedisiplinan pengobatan. Meskipun dari sisi HIV tidak tertinggi, ini butuh perhatian serius untuk cegah kematian," tutur Hasto.

Dari sisi jenis kelamin, Hasto menyampaikan bahwa laki-laki masih dominan mengalami infeksi HIV-AIDS. Sebanyak 67 persen pasien infeksi laki-laki dibandingkan perempuan 33 persen.

baca juga

Selain itu, yang menjadi perhatian BKKBN terkait dengan usia produktif yang juga rentan terinfeksi virus HIV-AIDS, lanjutnya.

"Kalau dirinci sisi umur, remaja jadi sangat penting. Karena memasuki usia 20-29 memiliki proporsi besar bagi penderita baik AIDS juga HIV positif," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi, Lebih 20 Ribu WNI Dipulangkan dari Luar Negeri

Selama Pandemi, Lebih 20 Ribu WNI Dipulangkan dari Luar Negeri

Riau | Selasa, 29 Desember 2020 | 09:55 WIB

Indonesia Pulangkan 20.000 Lebih WNI Selama Pandemi dari 62 Negara

Indonesia Pulangkan 20.000 Lebih WNI Selama Pandemi dari 62 Negara

News | Selasa, 29 Desember 2020 | 08:00 WIB

KDRT Ikut Menggila Selama Pandemi, Perempuan dan Anak Jadi Korban

KDRT Ikut Menggila Selama Pandemi, Perempuan dan Anak Jadi Korban

Sulsel | Senin, 28 Desember 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×