Dokter New York Sebut Virus Corona Tingkatkan Kasus Pasien Alami Psikosis!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 30 Desember 2020 | 16:44 WIB
Dokter New York Sebut Virus Corona Tingkatkan Kasus Pasien Alami Psikosis!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Seorang dokter di New York memperingatkan pasien virus corona Covid-19 bisa mengembangkan gejala psikotik yang parah, meskipun tidak pernah mengalami masalah kesehatan mental.

Pasien yang sembuh dari virus corona bisa mengalami halusinasi dan delusi beberapa minggu setelah mengatasi penyakit mematikan itu.

Dokter di new York ini mengatakan salah satu pasiennya yang sembuh dari Covid-19 terus melihat anak-anak yang masih kecil nakal. Pasien lainnya juga mengalami ketakuan parah bahwa anak-anaknya akan diculik atau disakiti.

Sementara dilansir dari The Sun, pasien lainnya mengaku memiliki gambaran mencoba mencekik sepupunya di tempat tidur dan hendak membunuhnya.

Dr Hisam Goueli, seorang psikiater pun merawat seorang ibu berusia 42 tahun dari empat anak yang tidak memiliki riwayat penyakit mental sebelumnya. Awalnya, pasien itu mengaku tidak yakin gejala yang dialaminya berkaitan dengan virus corona atau tidak.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Hisam Goueli mengatakan pasien kedua, ketiga dan keempat kemudian datang ke operasi Amityville dengan riwayat medis sama dan tidak memiliki masalah kesehatan mental sebelumnya. Tapi, mereka semua sudah sembuh dari virus corona Covid-19.

Dalam sebuah penelitian, seorang wanita Inggris usia 55 tahun mengklaim bahwa ia mengalami halusinasi monyet dan singa.

Satu studi Inggris lainnya menemukan bahwa lebih dari 100 pasien Covid-19 telah mengalami komplikasi kejiwaan. Sebuah penelitian di Spanyol juga menyimpulkan bahwa pasien di satu rumah sakit mengalami masalah kejiwaan yang parah.

Vilma Gabbay, salah satu direktur Institut Penelitian Psikiatri di Montefiore Einstein di Bronx mengatakan neurotoksin dapat meningkatkan risiko pasien mengalami gejala ini.

baca juga

Rumah sakit Dr Gabbay telah merawat dua pasien dengan psikosis pasca terinfeksi virus corona. Pertama seorang pria usia 49 tahun yang memercayai dirinya adalah iblis dan seorang wanita usia 34 tahun yang memasukkan pembersih tangan ke dalam makanannya.

Berbagai penelitian yang disebutkan di atas menyoroti bahwa pasien-pasien ini seringkali tidak sakit parah akibat virus corona. Sebagian besar pasien yang menderita masalah fisiologis parah akibat virus corona telah berusia 50 tahun ke bawah.

Adapun 3 gejala utama virus corona, termasuk suhu tinggi, kehilangan indra penciuman dan perasa serta batuk terus-menerus.

Banyak orang di seluruh dunia yang mengalami Covid-19 panjang cukup melemahkan. Beberapa orang tidak bisa berjalan dan lainnya sedang berjuang mendapatkan kembali kapasitas paru-parunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma di Ruang Publik, Ahli Sarankan Tetap Pakai Masker Dalam Rumah

Tak Cuma di Ruang Publik, Ahli Sarankan Tetap Pakai Masker Dalam Rumah

Jatim | Rabu, 30 Desember 2020 | 07:00 WIB

Positif Covid-19 saat Hamil, Ketahui Proses Persalinan yang Aman!

Positif Covid-19 saat Hamil, Ketahui Proses Persalinan yang Aman!

Health | Rabu, 30 Desember 2020 | 09:00 WIB

Pandemi Covid-19 Tingkatkan Kasus Gangguan Makan di Inggris

Pandemi Covid-19 Tingkatkan Kasus Gangguan Makan di Inggris

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

×