Dikira Saraf Terjepit, Wanita Ini Ternyata Mengidap Kanker Kulit Stadium 4

Sabtu, 02 Januari 2021 | 18:30 WIB
Dikira Saraf Terjepit, Wanita Ini Ternyata Mengidap Kanker Kulit Stadium 4
Ilustrasi sakit dada. [Shutterstock]

Suara.com - Kate Wignail, secara tiba-tiba mengalami nyeri dada parah pada Mei lalu. Saat diperiksa, dokter mengatakan wanita 24 tahun tersebut hanya mengalami saraf terjepit atau otot tertarik.

Namun, kondisinya memburuk. Enam minggu kemudian, ia dilarikan ke Rumah Sakit Royal Cornwall, Inggris, setelah muntah darah.

Setelah menjalani serangkaian tes, dokter mendiagnosisnya dengan kanker melanoma (kanker kulit) ganas stadium empat.

"Aku mulai curiga bahwa ada sesuatu yang tidak beres, murni karena kondisiku sangat buruk, tetapi mendengar kata 'kanker' masih sangat mengejutkan," kata Wignail, dilansir dari Mirror.

Sebelumnya, Wignail sempat menduga bahwa ada yang aneh dengan benjolan kecil di leher yang ia temukan pada Januari silam.

Kate Wignail dan Ryan (Facebook)
Kate Wignail dan Ryan (Facebook)

Namun, saat ia memeriksakan diri, Wignail diberi tahu untuk tidak khawatir. Dokter meyakinkan Wignail bahwa benjolan tersebut adalah kista, kantung berisi cairan yang dapat tumbuh di mana saja di tubuh.

Namun, pada pemeriksaan terakhir setelah ia menjalani scan MRI dan biopsi, dokter baru mengetahui penyakit Wignail sesungguhnya.

Kanker melanoma yang dideritanya pun sudah menyebar ke otak, tulang belakang, limpa, ginjal, dan paru-paru.

Berdasarkan Cancer Research UK, tanda peringatan yang lebih umum dari melanoma adalah perubahan penampilan tahi lalat.

Baca Juga: Perut Kembung dan Bengkak Bisa Jadi Gejala Kanker Ovarium, ini Tandanya!

Namun, jika penyakitnya telah menyebar ke bagian tubuh lain, tandanya dapat berupa benjolan keras, pembengkakan kelenjar getah bening, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, sesak napas, batuk darah, infeksi terus menerus, hingga sakit punggung.

"Aku tidak pernah menduga aku akan menderita kanker kulit. Dokter tidak tahu dari mana asalnya kasusku, aku pun tidak melihat adanya perubahan pada kulit," ujar Wignail.

Akhirnya, Wignail menjalani terapi target, kombinasi dua obat kemoterapi oral, encorafenib dan binimetinib, yang harus dikonsumsinya setiap hari.

Kate Wignail (Facebook)
Kate Wignail (Facebook)

Meski tidak dapat disembuhkan, Wignail masih berharap akan masa deoan karena dokter belum memberi prognosis pasti.

"Kankerku tidak akan pernah sembuh. Aku akan hidup dengannya selamanya. Tapi kondisiku stabil, untuk saat ini."

"Saya akan menggunakan obat-obatan ini selama mereka bekerja dan kemudian kita akan beralih ke imunoterapi sebagai rencana cadangan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI