Benarkah Astrologi Bisa Dibuktikan secara Ilmiah? Simak Penjelasan Berikut

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 03 Januari 2021 | 07:50 WIB
Benarkah Astrologi Bisa Dibuktikan secara Ilmiah? Simak Penjelasan Berikut
Zodiak, astrologi (Shutterstock)

Suara.com - Astrologi secara umum didefinisikan sebagai keyakinan bahwa fenomena astronomi, benda-benda langit, memiliki kekuatan untuk memengaruhi peristiwa sehari-hari dan ciri kepribadian setiap orang.

Hal ini memang didasarkan pada posisi bintang yang tampaknya cukup ilmiah. Namun, apakah sains sendiri mendukung bahwa astrologi memengaruhi kepribadian dan kehidupan manusia? Jawabannya, tidak.

Melansir Scientific America, dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa astrologi gagal memprediksi peristiwa kehidupan. Jadi, hal ini hanya bergantung pada kebetulan.

Di sisi lain, astrologi juga tidak memiliki hubungan dengan kepribadian manusia.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah penelitian 2003 oleh mantan astrolog Geoffrey Dean dan Profesor Ivan Kelly dari Universitas Saskatchewan, Kanada.

Ilustrasi horoskop, zodiak dan astrologi. (Shutterstock)
Ilustrasi horoskop, zodiak dan astrologi. (Shutterstock)

Mereka membandingkan hasil tes ciri kepribadian lebih dari dua ribu anak kembar. Mereka lahir dengan jarak waktu beberapa menit antar satu sama lain.

Apabila klaim astrologi benar, menyadur Science Focus, artinya masing-masing anak kembar tersebut memiliki kepribadian yang serupa.

Namun, hasil penelitian menunjukkan perbandingan tes ciri kepribadian gagal menemukan korelasi di antara peserta studi.

Profesor psikologi di Goldsmiths, Christopher French, mengatakan ada banyak faktor psikologis yang berperan dalam menjelaskan keyakinan banyak orang tentang astrologi.

baca juga

"Termasuk keinginan kita untuk merasa terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri kita sendiri, dorongan kita untuk mendapatkan rasa kendali di dunia yang tidak dapat diprediksi," tutur French kepada Mirror.

Ilustrasi astrologi. (Shutterstock)
Ilustrasi astrologi. (Shutterstock)

"Serta kecenderungan kita untuk mencatat bukti yang tampaknya mendukung keyakinan kita, tetapi mengabaikan apa pun yang bertentangan dengannya (keyakinan)," sambung French.

French menjelaskan bahwa percaya dengan astrologi adalah contoh apa yang disebut oleh psikolog sebagai efek Barnum. Hal itu mengacu pada kecenderungan untuk menemukan makna pribadi pada pernyataan umum.

"Orang sering menerima pernyataan yang tidak jelas, umum dan ambigu yang diterapkan secara unik pada mereka, meskipun pada kenyataannya, pernyataan tersebut berlaku untuk sebagian besar populasi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Kepribadian: Ada Empat Benda di Gambar Ini, Apa yang Kamu Lihat?

Tes Kepribadian: Ada Empat Benda di Gambar Ini, Apa yang Kamu Lihat?

Lifestyle | Sabtu, 02 Januari 2021 | 07:00 WIB

Ahli Astrologi Ramalkan Masa Depan Pernikahan Meghan Markle dan Harry

Ahli Astrologi Ramalkan Masa Depan Pernikahan Meghan Markle dan Harry

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 12:13 WIB

Fakta Unik Seputar Ramalan Astrologi

Fakta Unik Seputar Ramalan Astrologi

Tekno | Minggu, 24 Juni 2018 | 12:36 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×