Jangan Campur 2 Jenis Vaksin Covid-19 Berbeda, Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 03 Januari 2021 | 14:20 WIB
Jangan Campur 2 Jenis Vaksin Covid-19 Berbeda, Ini Kata Ahli!
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Suara.com - Kepala Imunisasi Kesehatan Masyarakat Inggris, Dr Mary Ramsay, merilis pernyataan terkait vaksin Covid-19 pada 2 Januari 2021. Pejabat kesehatan telah menyarankan agar tidak mencampur berbagai jenis vaksin Covid-19.

"Kami tidak merekomendasikan pencampuran berbagai jenis vaksin virus corona Covid-19. Jika pasien mendapatkan dosis pertama dari vaksin Pfizer. Maka, pasien tidak bisa mendapatkan dosis kedua dari vaksin AstraZeneca," kata Dr Ramsay dikutip dari Express.

Karena, kedua jenis vaksin Covid-19 itu membutuhkan dua kali suntikan untuk mendapatkan kekebalan yang paling efektif.

Pada malam tahun baru 2021, pemerintah Inggris telah mengeluarkan panduan kepada petugas medis Inggris. Tertulis bila ketersediaan satu jenis vaksin tidak ada pada suntikan kedua, maka pasien bisa mendapatkan suntikan kedua dari jenis vaksin virus corona yang berbeda.

Panduan itu menjelaskan bahwa opsi ini lebih disukai jika individu yang mendapatkannya termasuk berisiko tinggi. Sejak itu, Dr Ramsay menambahkan bahwa panduan ini hanya bisa diikuti dalam kondisi yang sangat mendesak.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Meski begitu, Dr Ramsay meyakini bahwa sangat kecil kemungkinannya ketersediaan vaksin Covid-19 habis. Jadi, setiap upaya harus dilakukan untuk memberikan pasien jenis vaksin yang sama.

"Tapi bila kondisi sudah mendesak, lebih baik memberikan pasien jenis vaksin berbeda pada dosis kedua daripada tidak sama sekali," ujarnya.

NHS menyatakan vaksin Covid-19 aman dan efektif, karena bisa memberikan perlindungan terbaik terhadap penyakit menular tersebut.

Sekarang ini, vaksin Covid-19 yang ditawarkan beberapa rumah sakit dan pusat vaksinasi lokal ditujukan untuk kelompok usia 80 tahun ke atas, orang yang tinggal di panti jompo, dan petugas kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Infeksi Virus Varian Baru Inggris Melonjak

Update Covid-19 Global: Infeksi Virus Varian Baru Inggris Melonjak

Health | Minggu, 03 Januari 2021 | 13:00 WIB

Waduh! Seorang Dokter Masuk ICU Usai Disuntik Vaksin Corona

Waduh! Seorang Dokter Masuk ICU Usai Disuntik Vaksin Corona

News | Minggu, 03 Januari 2021 | 12:10 WIB

Bertambah Lagi, 6 Pasien Covid-19 di Riau Meninggal Dunia

Bertambah Lagi, 6 Pasien Covid-19 di Riau Meninggal Dunia

Riau | Minggu, 03 Januari 2021 | 12:01 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB