Kalina Oktarani Sakit Pneumonia, Apa Bedanya dengan Covid-19?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 07 Januari 2021 | 14:41 WIB
Kalina Oktarani Sakit Pneumonia, Apa Bedanya dengan Covid-19?
Kalina Oktarani dirawat di rumah sakit. [Instagram]

Suara.com - Setelah beberapa waktu Kalina Oktarani sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang tiba-tiba menurun. Kalina Oktarani dibuat bingung dengan diagnosis dokter serta hasil tes swab PCR yang ia jalani beberapa hari lalu di sebuah rumah sakit.

Belakangan Kalina menjalani CT scan yang menyatakan mantan istri Deddy Corbuzier tersebut menderita pneumonia.

Karena hasil ini, dokter pun langsung mendiagnosis Kalina dengan Covid-19 walau hasil tes PCR belum keluar. Pagi harinya, Kalina dapat bernapas lega karena hasilnya menunjukkan negatif Covid-19.

Tentunya hal ini membuat bingung karena keduanya memiliki gejala yang serupa. Tapi sebenarnya ada perbedaan antara keduanya. Dilansir dari Healthline berikut ini perbedaannya.

Unggahan Kalina Oktarani [Instagram/@kalinaocktaranny]
Unggahan Kalina Oktarani [Instagram/@kalinaocktaranny]

Gejala pneumonia Covid-19 mungkin mirip dengan jenis pneumonia virus lainnya. Oleh karena itu, sulit untuk mengetahui apa yang menyebabkan kondisi seorang tanpa menjalani tes Covid-19 atau infeksi saluran pernapasan lainnya.

Para peneliti menemukan bahwa orang dengan pneumonia Covid-19 lebih cenderung memiliki:

  • pneumonia yang mempengaruhi kedua paru-paru, bukan hanya satu
  • paru-paru yang memiliki gambaran karakteristik "ground-glass" melalui CT scan
  • kelainan pada beberapa tes laboratorium, terutama yang menilai fungsi hati

Gejala pneumonia Covid-19 mirip dengan gejala jenis pneumonia lainnya dan dapat meliputi:

  • demam
  • panas dingin
  • batuk, yang mungkin produktif atau mungkin tidak
  • sesak napas
  • nyeri dada yang terjadi saat Anda menarik napas dalam atau batuk
  • kelelahan

Sebagian besar kasus Covid-19 melibatkan gejala ringan hingga sedang. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), pneumonia ringan mungkin ada pada beberapa orang ini.

Namun, terkadang Covid-19 lebih serius. Sebuah studi besar dari China menemukan bahwa sekitar 14 persen kasus parah, sementara 5 persen diklasifikasikan sebagai kritis.

Orang dengan kasus Covid-19 yang parah mungkin mengalami serangan pneumonia yang lebih serius. Gejala mungkin termasuk kesulitan bernapas dan kadar oksigen rendah. Dalam kasus kritis, pneumonia dapat berkembang menjadi ARDS.

Meskipun sebagian besar kasus Covid-19 ringan, pneumonia berpotensi menjadi komplikasi. Dalam kasus yang sangat parah, pneumonia Covid-19 dapat menyebabkan jenis gagal pernapasan progresif yang disebut ARDS.

Gejala pneumonia Covid-19 bisa mirip dengan jenis pneumonia lainnya. Namun, para peneliti telah mengidentifikasi perubahan di paru-paru yang mungkin mengarah pada pneumonia Covid-19. Perubahan ini bisa dilihat dengan pencitraan CT.

Tidak ada pengobatan untuk Covid19 saat ini. Orang dengan pneumonia Covid-19 memerlukan perawatan suportif untuk meredakan gejala mereka dan memastikan bahwa mereka menerima cukup oksigen.

Meskipun Anda mungkin tidak dapat mencegah berkembangnya pneumonia Covid-19, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan risiko. Ini termasuk menggunakan langkah-langkah pengendalian infeksi, mengelola kondisi kesehatan yang mendasarinya, dan memantau gejala Anda jika Anda terkena infeksi virus corona baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Setelah Kalina Oktarani Sakit,  Vicky Prasetyo Positif Covid-19

Setelah Kalina Oktarani Sakit, Vicky Prasetyo Positif Covid-19

Sulsel | Kamis, 07 Januari 2021 | 14:31 WIB

Vicky Prasetyo Diminta Tes Swab karena Intens Ketemu Kalina Oktarani

Vicky Prasetyo Diminta Tes Swab karena Intens Ketemu Kalina Oktarani

Entertainment | Kamis, 07 Januari 2021 | 14:28 WIB

Ruang Bersalin Khusus Pasien Covid-19

Ruang Bersalin Khusus Pasien Covid-19

Foto | Kamis, 07 Januari 2021 | 14:32 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB