Menristek Sebut GeNose Alat Pendeteksi Covid-19 Murah dan Praktis

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 07 Januari 2021 | 14:10 WIB
Menristek Sebut GeNose Alat Pendeteksi Covid-19 Murah dan Praktis
Menko PMK Muhadjir Effendy menerima GeNose alat skrining Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) dari Menristek Bambang Brodjonegor. (Foto dok Kemenko PMK)

Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan alat pendeteksi Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinamakan GeNose lebih ekonomis daripada alat pendeteksi lainnya. GeNose juga dianggap lebih praktis lantaran hanya mengandalkan hembusan napas.

"Bedanya kalau ada rapid test yang antibodi ambil darah, rapid test antigen mengambil swab kita, kalau yang ini memakai hembusan napas kita," kata Bambang dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kemenko PMK, Kamis (7/1/2021).

Bambang menjelaskan kalau akurasi dari GeNose itu telah teruji dan disampaikan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebelum mendapatkan izin edar.

Untuk tingkat sensitivitasnya mencapai sekitar 92 persen dan tingkat spesifitasnya 95 persen.

Dengan begitu, Bambang meyakini bahwa GeNose bisa digunakan kepada masyarakat sebagai alat pendeteksi alternatif. Selain itu, ia juga menerangkan praktis dan ekonomisnya dari GeNose.

Per unitnya GeNose dipatok dengan harga Rp 62 juta. Satu unit GeNose itu bisa dipakai hingga 100 ribu kali dan bisa digunakan kembali setelah diperbaiki.

Kalau digunakan untuk umum, biaya operasionalnya itu terdiri dari pemeriksaan sebesar Rp 600 dan plastik senilai Rp 7 ribu.

"Plastiknya dipakai untuk menyimpan hembusan napas kita dan juga ada hepa filter, hepa filter untuk menyaring agar virus itu tidak masuk ke mesinnya," ujarnya.

Pendeteksi GeNose mengeluarkan biaya kisaran Rp 15-20 ribu. Menurutnya nilai tersebut lebih murah ketimbang alat pendeteksi lainnya.

baca juga

Kemudian cara mendeteksinya pun terbilang mudah. Pengguna GeNose hanya cukup menghembuskan nafas kemudian alatnya akan menskriningnya untuk mendeteksi adanya Covid-19.

Semisal hasilnya positif, maka ia harus mengulanginya sekali lagi. Kalau hasilnya tetap positif, baru lah orang tersebut menjalani PCR test untuk memastikan.

"Yang pasti sekali lagi ini adalah alat screening bukan alat diagnosa. Diagnosa tetap dengan PCR test. Jadi intinya PCR test itu adalah untuk diagnosa, si GeNose ini untuk screening."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang PSBB, Tiga Rumah Sakit Covid-19 di Semarang Overload

Jelang PSBB, Tiga Rumah Sakit Covid-19 di Semarang Overload

Jawa Tengah | Kamis, 07 Januari 2021 | 13:52 WIB

Soal Regulasi Penerapan PSBB Ketat, Jakarta Bakal Susul Bali

Soal Regulasi Penerapan PSBB Ketat, Jakarta Bakal Susul Bali

Sumut | Kamis, 07 Januari 2021 | 13:37 WIB

Universitas Ini Sediakan Alat Tes Covid-19 Lewat Mesin Penjual Otomatis

Universitas Ini Sediakan Alat Tes Covid-19 Lewat Mesin Penjual Otomatis

Tekno | Kamis, 07 Januari 2021 | 14:00 WIB

Gus Sahal ke Ma'ruf Amin: Dulukan Nyawa Daripada Sertifikasi Halal Vaksin

Gus Sahal ke Ma'ruf Amin: Dulukan Nyawa Daripada Sertifikasi Halal Vaksin

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 13:39 WIB

Videografis: Palsukan Hasil Tes Covid-19 Bisa Terkena Pidana Penjara

Videografis: Palsukan Hasil Tes Covid-19 Bisa Terkena Pidana Penjara

Video | Kamis, 07 Januari 2021 | 14:55 WIB

Terkini

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×