Kedua Anak Idap Penyakit Langka, Ibu Ini Dilema Harus Donor Ginjal ke Siapa

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 10 Januari 2021 | 07:15 WIB
Kedua Anak Idap Penyakit Langka, Ibu Ini Dilema Harus Donor Ginjal ke Siapa
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Setiap ibu tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Namun, seorang ibu asal Inggris ini terpaksa harus memilih menyelamatkan antara putra atau putrinya.

Sarah Bingham dari Northumberland, Inggris, menghadapi dilema besar saat memutuskan ia harus mendonasikan ginjalnya ke putra atau putrinya sendiri.

Kedua anak tertuanya, Noah yang berusia 20 tahun, dan Ariel berumur 26 tahun, didiagnosis dengan nephronophthisis, suatu kondisi yang merusak fungsi ginjal melalui peradangan dan jaringan parut.

Konsultan nephrologist di Rumah Sakit Freeman di Newcastle, tempat Noah saat ini dirawat, Profesor John Sayer, mengatakan nephronophthisis merupakan kondisi langka.

"Tapi kondisi akan menyebabkan gagal ginjal pada masa kanak-kanak, biasanya pada usia 13 tahun, tetapi ada beberapa kasus orang berusia akhir 20-an diketahui dengan kondisi ini," tutur Sayer, dilansir dari Insider.

Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Masalah ginjal ini dimulai pada 2016 untuk Ariel. Awalnya ia merasa kelelahan dan cuma dikira karena stres ujian.

Namun pada Juli di tahun yang sama, gadis remaja itu mengalami sakit perut parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Setelah diperiksa, ternyata ginjal Ariel hanya berfungsi 25%, yang kemudian menurun menjadi 17%.

Penurunan ginjal pada seorang anak atau remaja adalah abnormal sehingga memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

baca juga

Sedangkan kakaknya, Noah, baru terdiagnosis pada 2019 setelah sakit parah dan muntah darah. Pria ini juga menderita gastroparesis, kondisi yang menyebabkan gerakan lambung untuk mendorong makanan ke usus menjadi lambat.

Keduanya membutuhkan transplantasi ginjal. Ironisnya, hanya ibu mereka yang dapat melakukan itu karena sang ayah memiliki golongan darah berbeda.

"Sangat sulit mengetahui bahwa kedua anak saya membutuhkan ginjal, tetapi saya hanya memiliki satu ginjal yang dapat saya berikan. Itu adalah keputusan yang sangat sulit untuk dibuat," tutur Sarah.

Untungnya, ada seorang kerabat yang mau menyumbangkan ginjalnya untuk Noah. Jadi, Sarah dapat mendonasikan miliknya kepada sang putri.

Walau demikian, masalah belum berakhir. Kini, anak bungsunya yang baru berusia 12 tahun, Casper, sedang diuji apakah memiliki kondisi yang sama seperti kedua kakaknya.

Ahli nephrologist pediatrik di Great Ormond Street Hospital, Richard S. Trompeter, mengatakan bahwa nephronophthisis merupakan kondisi resesif autosom yang diturunkan secara genetik.

"Jika orang tua mengidapnya, ada satu dari empat kemungkinan untuk mendapatkannya," tutur Trompeter.

Baru-baru ini, Sarah mengikuti tantangan berjalan kaki 12 .000 langkah sehari selama 12 hari untuk menggalang dana untuk Kidney Research UK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Lain Kram Perut Selain Menstruasi, dari Batu Ginjal hingga IMS!

Penyebab Lain Kram Perut Selain Menstruasi, dari Batu Ginjal hingga IMS!

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 15:30 WIB

Heboh Cabai Campur Pewarna, Ini Resiko Pada Ginjal dan Liver Jika Termakan

Heboh Cabai Campur Pewarna, Ini Resiko Pada Ginjal dan Liver Jika Termakan

Sumsel | Selasa, 05 Januari 2021 | 08:24 WIB

Waspada, Ini Bahaya Cabai Dengan Pewarna Bagi Ginjal

Waspada, Ini Bahaya Cabai Dengan Pewarna Bagi Ginjal

Bekaci | Minggu, 03 Januari 2021 | 20:33 WIB

Terkini

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

CISDI Dorong Harga Minuman Manis Naik Minimal 20 Persen lewat Cukai

News | Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Tangerang 10K Meriah, Semarang Bersiap Jadi Etape Selanjutnya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 19:03 WIB

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

4 Shio Diprediksi Paling Hoki setelah 14 September 2026, Hidup Makin Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:55 WIB

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:54 WIB

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:50 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

×