Meski Sesekali, Makan Gorengan Bisa Turunkan Manfaat Program Diet Sehat

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 11 Januari 2021 | 16:00 WIB
Meski Sesekali, Makan Gorengan Bisa Turunkan Manfaat Program Diet Sehat
Ilustrasi menu diet Mediterania, salad sayur. (Shutterstock)

Suara.com - Makan makanan yang sehat, seperti pola makan Mediterania memang memiliki dampak positif pada kesehatan. Tetapi memasukkan makanan tidak sehat ke dalam diet sehat akan memiliki efek tersendiri.

Melansir dari Medical Xpress, para peneliti di Rush University Medical Center telah melaporkan berkurangnya manfaat dari diet Mediterania di antara mereka yang sering makan makanan tidak sehat meski sesekali.

Studi tersebut dipublikasikan di Alzheimer's & Dementia: The Journal of Alzheimer's Association.

"Makan makanan yang menekankan pada sayuran, buah, ikan dan biji-bijian dapat berdampak positif bagi kesehatan seseorang," kata Puja Agarwal, Ph.D., ahli epidemiologi nutrisi dan asisten profesor di Departemen Penyakit Dalam di Rush Medical College.

"Tapi bila dikombinasikan dengan gorengan, permen, biji-bijian olahan, daging merah, dan daging olahan, kami mengamati bahwa manfaat makan sehat tampaknya berkurang," imbuhnya.

Misalnya, diet Mediterania dikaitkan dengan manfaatnya memperlambat penurunan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua.

Studi observasi ini melibatkan 5.001 lansia yang tinggal di Chicago. Sebuah evaluasi kesehatan kognitif pada orang dewasa di atas usia 65 tahun yang dilakukan dari 1993 hingga 2012. Setiap tiga tahun, peserta studi menyelesaikan penilaian kognitif.

"Individu yang memiliki skor diet Mediterania tinggi dibandingkan dengan mereka yang memiliki skor terendah setara dengan usia kognitif 5,8 tahun lebih muda," ujar Agarwal.

Artinya mereka yang sesekali konsumsi makanan tak sehat ketika menjalankan diet mediterania, maka manfaat melindungi fungsi kognitif akan berkurang.

Ilustrasi gorengan. (Shutterstock)
Ilustrasi gorengan. (Shutterstock)

"Semakin banyak kita memasukkan sayuran berdaun hijau, sayuran lain, beri, minyak zaitun, dan ikan ke dalam makanan kita, semakin baik untuk otak dan tubuh kita yang menua. Penelitian lain menunjukkan bahwa daging merah dan olahan, serta gorengan dikaitkan dengan peradangan yang lebih tinggi dan penurunan kognitif yang lebih cepat di usia yang lebih tua," kata Agarwal.

"Untuk mendapatkan manfaat dari diet seperti diet Mediterania maka Anda harus membatasi konsumsi makanan olahan dan makanan tidak sehat lainnya seperti gorengan dan permen," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Menjaga Kesehatan, Simak 5 Pola Makan yang Perlu Dihindari

Demi Menjaga Kesehatan, Simak 5 Pola Makan yang Perlu Dihindari

Health | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:21 WIB

Diet Keto Disebut Pola Makan Sehat Terburuk, Begini Penjelasannya

Diet Keto Disebut Pola Makan Sehat Terburuk, Begini Penjelasannya

Health | Rabu, 06 Januari 2021 | 07:00 WIB

Solusi Sehat dan Tak Menggemuk selama WFH, Konsumsi 6 Kategori Makanan Ini

Solusi Sehat dan Tak Menggemuk selama WFH, Konsumsi 6 Kategori Makanan Ini

Health | Kamis, 10 Desember 2020 | 12:02 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB