Pedoman Takaran Susu Formula untuk Bayi Sesuai Usia

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 13 Januari 2021 | 06:00 WIB
Pedoman Takaran Susu Formula untuk Bayi Sesuai Usia
Ilustrasi bayi minum susu. (Shutterstock)

Suara.com - ASI tentu masih menjadi pilihan para ibu untuk diberikan kepada bayinya. Terlebih, kandungan ASI memiliki gizi yang melimpah dan bisa didapat dengan gratis lewat payudara ibu. Olah karena itu, ASI merupakan asupan terbaik bayi hingga usianya 6 bulan.

Akan tetapi, ada sebagian ibu yang mengalami masalah atau kendala dalam proses menyusui sehingga memberikan susu formula sebagai penggantinya.
Susu formula sebagai pengganti ASI pun sudah disetujui oleh badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) dengan alasan tertentu. Karenanya, pemberian susu formula sama sekali tidak masalah apabila orangtua memang tidak bisa memberikan ASI pada buah hatinya.

Untuk itu, penting bagi orangtua untuk bisa memberikan susu formula dengan takaran yang tepat agar tidak berlebihan atau overfeeding.
Perhatikan usia bayi dan berat badannya untuk bisa memberikan takaran susu formula yang tepat. Takaran yang berlebihan tentu bisa membawa sejumlah dampak buruk.

Berikut ini adalah beberapa informasi dari The Asian Parent terkait panduan pemberian susu formula pada bayi.

1. Takaran Susu Formula untuk Bayi yang Berumur 1 Minggu
Untuk bayi yang baru berumur sekitar tujuh hari, takaran susu formula yang bisa diberikan adalah sekitar 60-90 mililiter. Sedikit sekali, ya?

Namun, kebutuhan bayi di usia segitu memang belum banyak. Bayi juga tidak akan bisa menerima takaran susu formula melebihi kebutuhannya.
Lagipula, saat baru berusia seminggu, bayi biasanya memiliki pola menyusu yang cukup sering, yakni sekitar sekali dalam setiap 3-4 jam. Jika bayi Anda tidur sampai melebihi lima jam, Anda bisa membangunkan mereka untuk diberikan susu lagi.

2. Takaran Susu Formula untuk Bayi yang Berumur 1 Bulan
Bayi yang sudah berusia satu bulan memiliki berat badan yang lebih besar, sehingga kebutuhan susunya juga sudah meningkat. Di usia segini, bayi mulai sudah bisa diberikan susu formula sebanyak 75 hingga 120 mililiter, dengan jadwal pemberian susu sekitar empat jam sekali.

Asupan bayi di usia satu bulan jelas meningkat karena metabolisme tubuh bayi bekerja lebih cepat. Oleh karena itu, penting sekali bagi orangtua untuk bisa memberikan takaran susu formula yang tepat agar bayi Anda tidak merasa kelaparan dan kebutuhan nutrisinya tercukupi.

3. Takaran Susu Formula untuk Bayi yang Berumur 2 Bulan
Bayi yang memiliki usia dua bulan tentu membutuhkan lebih banyak susu dibandingkan sebelumnya. Bayi yang usianya sudah mencapai dua bulan setidaknya membutuhkan takaran susu formula sekitar 105 hingga 210 mililiter setiap kali menyusu.

4. Takaran Susu Formula untuk Bayi yang Berumur di atas 2 sampai 6 bulan
Ketika bayi Anda sudah menginjak usia di atas dua bulan sampai 6 bulan, ia membutuhkan setidaknya 210 hingga 240 mililiter setiap kali menyusui. Dalam tahapan usia ini, bayi bisa menyusu sebanyak empat sampai lima kali dalam satu hari.

5. Takaran Susu Formula untuk Bayi yang Sudah MPASI
Biasanya, bayi yang sudah berumur 6 bulan ke atas akan mulai diberikan makanan pendamping ASI atau lebih sering dikenal dengan MPASI. Di tahapan usia seperti ini biasanya kebutuhan susu formula bayi akan berkurang sedikit.

Dengan adanya MPASI harian, kebutuhan susu formula akan berkurang sekitar 600 mililiter. Adanya asupan nutrisi harian dari MPASI akan memenuhi sebagian nutrisi harian si kecil sehingga kebutuhan susunya pun berkurang.

Hal penting yang perlu diketahui adalah kebutuhan susu setiap bayi berbeda. Sehingga, jika bayi Anda tidak mau minum susu dalam jumlah tersebut, tidak perlu khawatir. Karena kebutuhan nutrisinya masih dapat dipenuhi dengan memberikan asupan lain.

Demikianlah pedoman untuk pemberian takaran susu formula pada bayi. Jika Anda membutuhkan pedoman takaran susu yang lebih tepat dan sesuai dengan kondisi anak, Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter anak. Semoga bermanfaat, ya.

Sumber:
https://id.theasianparent.com/takaran-susu-bayi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berjuang Berikan ASI, Chrissy Teigen: Normalisasi Pemberian Susu Formula

Berjuang Berikan ASI, Chrissy Teigen: Normalisasi Pemberian Susu Formula

Health | Senin, 30 November 2020 | 15:02 WIB

Susu Unta Liar di Australia Akan Dijual Jadi Sufor: Minuman Ini Bergizi

Susu Unta Liar di Australia Akan Dijual Jadi Sufor: Minuman Ini Bergizi

News | Jum'at, 13 November 2020 | 11:03 WIB

Susu Unta Liar Dianggap Potensial Gantikan ASI

Susu Unta Liar Dianggap Potensial Gantikan ASI

News | Kamis, 12 November 2020 | 19:47 WIB

Terkini

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB