Susu Unta Liar Dianggap Potensial Gantikan ASI

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 12 November 2020 | 19:47 WIB
Susu Unta Liar Dianggap Potensial Gantikan ASI
Ilustrasi susu formula. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, masyarakat mengenal susu formula sebagai pengganti air susu ibu atau ASI. Umumnya, susu formula terbuat dari susu sapi, kambing atau susu kedelai.

Siapa sangka, kini muncul pasar susu formula baru yang terbuat dari susu unta liar. Menyadur ABC News pada Kamis (12/11), unta liar memiliki beberapa kelebihan dibanding susu sapi.

Susu unta liar lebih mudah dicerna karena tidak memiliki zat penyebab alergi layaknya susu sapi atau susu kambing.

Marcel Steingiesser, co-founder dan chief executive Good Earth perusahaan yang menghabiskan waktu lima tahun mengembangkan ide ini mengatakan susu unta liar juga memiliki kasein yang tidak menggumpal di usus.

"Jadi ketika susu masuk ke usus, ia tetap berupa cairan, sehingga lebih mudah dicerna bayi," jelas Marcel Steingiesser.

Ilustrasi unta (Shutterstock).
Ilustrasi unta (Shutterstock).

Sayangnya, biaya produksi susu unta liar cukup tinggi, mencapai Rp 120 ribu per liter dan perusahaan Good Earth sudah mencari solusi untuk menurunkan biaya produksi agar terjangkau bagi semua kalangan.

"Tujuan kami bukanlah untuk menjual minuman dengan harga yang sangat mahal, tapi dapat dipasarkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau, sehingga semua orang Australia dapat membelinya."

"Minuman ini sangat bergizi dan baik untuk kita," lanjut Marcel.

Susu formula dari unta liar ini bisa menjadi solusi dari permasalahan klasik Australia tentang potensi susu unta yang berlimpah. Jika berhasil, susu ini tak cuma mendatangkan keuntungan tapi juga jalan keluar.

Sayangnya, para pemerah susu tradisional kewalahan mengambil susu unta liar karena hewan ini memiliki aktif nergerak dan cenderung tak bisa diam saat diperah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp 800 T Habis Buat Atasi Covid, Pemerintah Ngutang Rp 15 T ke Australia

Rp 800 T Habis Buat Atasi Covid, Pemerintah Ngutang Rp 15 T ke Australia

Jatim | Kamis, 12 November 2020 | 16:04 WIB

Selain Diberi Utang, Sri Mulyani Tukar Cerita dengan Menkeu Australia

Selain Diberi Utang, Sri Mulyani Tukar Cerita dengan Menkeu Australia

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 14:01 WIB

Ditangkap, Bule Australia Klaim Kratom Jawaban Semua Masalah Narkoba

Ditangkap, Bule Australia Klaim Kratom Jawaban Semua Masalah Narkoba

Bali | Kamis, 12 November 2020 | 13:16 WIB

Terkini

Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?

Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:55 WIB

Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?

Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:42 WIB

Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya

Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:37 WIB

Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi

Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:32 WIB

Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif

Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:30 WIB

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja

Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:24 WIB

Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang

Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:20 WIB

Dari Banner ke Influencer: Cara Baru Industri Rokok Menjangkau Anak Jadi Target Pasar

Dari Banner ke Influencer: Cara Baru Industri Rokok Menjangkau Anak Jadi Target Pasar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:16 WIB

Periksa Saksi, KPK Bongkar Modus Surat Pernyataan Jadi Alat Pemerasan Bupati Tulungagung

Periksa Saksi, KPK Bongkar Modus Surat Pernyataan Jadi Alat Pemerasan Bupati Tulungagung

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:16 WIB