Susu Unta Liar di Australia Akan Dijual Jadi Sufor: Minuman Ini Bergizi

Siswanto, ABC

Jum'at, 13 November 2020 | 11:03 WIB
Susu Unta Liar di Australia Akan Dijual Jadi Sufor: Minuman Ini Bergizi
ABC Australia

Suara.com - Satu-satunya pabrik susu unta di Australia Barat telah mengincar pasar susu formula bayi senilai AU$56 miliar. Jika berhasil, tidak hanya akan mendapatkan untung, tapi juga menyelesaikan masalah unta liar Australia.

Perusahaan mengatakan nilai jual susu unta adalah sebagai produk yang mudah dicerna.

"Susu unta adalah satu-satunya susu yang tidak memiliki zat penyebab alergi yang bisa berdampak pada satu dari 10 orang Australia seperti di susu sapi dan kambing," katanya.

"Zat penyebab alergi itu tidak ditemukan dalam susu ibu kita atau atau susu unta."

Susu unta untuk semua orang

Biaya produksi susu unta cukup tinggi, yakni hampir Rp120.000 untuk menghasilkan satu liter saja, tetapi Good Earth mengatakan dapat menurunkannya menjadi kurang dari Rp15.000 per liter, sehingga tidak akan hanya membidik pasar tertentu saja.

"Tujuan kami bukanlah untuk menjual minuman dengan harga yang sangat mahal, tapi dapat dipasarkan dengan harga yang jauh lebih terjangkau, sehingga semua orang Australia dapat membelinya, karena minuman ini sangat bergizi dan baik untuk kita," kata Marcel.

Konsultan susu di Australia, Steve Hossen mengatakan seperti halnya pasar susu segar, pasar susu formula bayi juga terbagi dalam beberapa kategori, seperti susu hewan, susu alternatif dari nabati.

Tapi ia mempertanyakan kebijakan untuk memasarkan produk bernilai tinggi dari susu unta.

"Jika Anda memiliki produk yang dijual dengan harga 10 atau 15 kali lipat dari harga pesaing dominan, bagi saya, upaya yang akan dilakukan adalah mengetahui jika 10 atau 15 kali harga premium ini bisa diturunkan, tapi tetap melakukan yang terbaik untuk melindunginya."

baca juga

Unta liar dijinakkan

Sulit untuk menentukan berapa banyak unta liar yang saat ini hidup di Australia.

Sepuluh tahun lalu, rencana nasional untuk menanggulangi unta liar memperkirakan ada lebih dari satu juta unta yang berkeliaran di alam liar Australia.

Marcel mengatakan Good Earth Dairy berencana untuk memanfaatkan unta liar ini menjadi hewan penghasil susu dengan waktu dan tenaga yang minimal.

"Ini memungkinkan kita untuk membawa unta liar ke tempat pemerahan susu," katanya.

"Secara tradisional akan sangat sulit dan kami telah meminta perusahaan susu kecil lainnya untuk dimintai bantuan guna membantu mereka memerah susu unta."

"Karena banyak unta yang hanya akan duduk atau tidak bergerak, karena mereka adalah hewan liar dan tidak ingin diperah susunya," ujar Marcel.

Artikel ini diproduksi oleh Erwin Renaldi dari laporan Western Australia Country Hour.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Cara Menyimpan Cabai dan Sayuran di Kulkas agar Awet Tidak Cepat Busuk, Aman Berminggu-minggu

Cara Menyimpan Cabai dan Sayuran di Kulkas agar Awet Tidak Cepat Busuk, Aman Berminggu-minggu

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:26 WIB

Wujudkan Rumah Impian, KPR BRI Tawarkan Suku Bunga Rendah Mulai 1,75 Persen

Wujudkan Rumah Impian, KPR BRI Tawarkan Suku Bunga Rendah Mulai 1,75 Persen

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB

Proses Daur Air Hidrologi dan Tahapannya: Evaporasi, Kondensasi, Presipitasi

Proses Daur Air Hidrologi dan Tahapannya: Evaporasi, Kondensasi, Presipitasi

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB

Yadea OVA Mini Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Perkotaan, Dibanderol Rp6,9 Juta

Yadea OVA Mini Kendaraan Listrik untuk Mobilitas Perkotaan, Dibanderol Rp6,9 Juta

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:23 WIB

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis The Winner, Dracin Terbaru Tian Xi Wei dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis The Winner, Dracin Terbaru Tian Xi Wei dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman

2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 14:18 WIB

Sengkarut Syarat Ijazah Diuji Lagi di MK, Bisakah Gibran Didiskualifikasi?

Sengkarut Syarat Ijazah Diuji Lagi di MK, Bisakah Gibran Didiskualifikasi?

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:18 WIB

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 14:17 WIB

×