Studi: Menghindari Pemberian Susu Formula Turunkan Risiko Asma pada Bayi

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 08 Oktober 2020 | 11:35 WIB
Studi: Menghindari Pemberian Susu Formula Turunkan Risiko Asma pada Bayi
Ilustrasi ibu menyusui. (pexels)

Suara.com - Menghindari pemberian susu formula (CMF) pada bayi yang baru lahir atau baru berumur beberapa bulan disebut bisa menurunkan risiko asma. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Network Open pada 2 Oktober 2020. 

Penelitian ini disusun oleh Hiroshi Tachimoto, MD, Ph.D., dari Jikei University School of Medicine di Jepang, dan rekannya. Analisis ini melibatkan 302 bayi yang diikuti hingga usia 2 tahun.

Di antara bayi yang menerima susu formula sebagai suplemen untuk menyusui sejak lahir hingga 5 bulan stidaknya menalami kenaika risiko hingga 18 persen mengembangkan asma atau mengi berulang. Sebaliknya, risikonya turun jam 10 persen pada bayi hanya disusui ASI dan formula elemen berbasis asam amino  selama beberapa bulan.

"Menyusui dengan atau tanpa tambahan susu formula selama tiga hari pertama atau lebih tampaknya menurunkan risiko asma atau mengi berulang pada anak kecil dibandingkan dengan menyusui ditambah sedikit susu formula dari hari pertama kehidupan," catat para peneliti. 

Dari 151 yang tidak menerima susu formula berbasis susu sapi, 15 hingga 10 persen mengembangkan asma atau mengi berulang. Sementara mereka yang mengonsumsi susu sapi risikonya meningkat jadi 27 hingga 18 persen.

Meskipun para peneliti tidak menyelidiki mengapa perbedaan ini terjadi, para peneliti menyebutkan bahwa ASI mungkin mengandung bahan kimia serta nutrisi tertentu yang meningkatkan sistem kekebalan dan bakteri usus bayi.

"Namun, mekanisme ini pada dasarnya tetap tidak diketahui dan penelitian lebih lanjut diperlukan," tulis mereka.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar ibu menyusui setidaknya selama enam bulan setelah lahir.

Namun, tidak semua perempuan dapat menyusui karena berbagai alasan. Oleh sebab itu, pemberian susu formula yang direkomendasikan adalah jenisyang diperkaya zat besi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah ASI Bisa Sebabkan Alergi Pada Anak?

Apakah ASI Bisa Sebabkan Alergi Pada Anak?

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 11:16 WIB

Susu Sapi Bisa Tingkatkan Risiko Asma pada Bayi, Ini Sebabnya

Susu Sapi Bisa Tingkatkan Risiko Asma pada Bayi, Ini Sebabnya

Health | Selasa, 06 Oktober 2020 | 06:20 WIB

Bukti Baru, Ilmuwan Beijing Temukan ASI Bisa Lawan Virus Corona Covid-19

Bukti Baru, Ilmuwan Beijing Temukan ASI Bisa Lawan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 30 September 2020 | 17:52 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB