Ayahable, Begini Cara Menteri Nadiem Makarim Bagi Waktu Bareng 3 Balitanya

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:34 WIB
Ayahable, Begini Cara Menteri Nadiem Makarim Bagi Waktu Bareng 3 Balitanya
Menteri Nadiem Makarim bersama buah hatinya (Instagram/Nadiemmakarim)

Suara.com - Siapa sangka, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim ternyata memiliki 3 anak yang usianya masih balita.

Praktik ketiganya masih sangat membutuhkan peran seorang ayah di rumah. Lalu bagaimana cara Menteri Nadiem membagi waktu untuk keluarga?

Ternyata lelaki yang akrab disapa Mas Menteri ini punya waktu khusus untuk quality time dan membangun bonding dengan anak-anaknya pada sore hingga malam hari.

Setiap hari jam 6 sore hingga jam 8 malam, Nadiem selalu menyediakan waktu khusus untuk anak-anaknya.

Di periode waktu tersebut, mantan bos Gojek Indonesia itu tidak ingin diganggu oleh siapapun, kecuali Presiden Joko Widodo.

"Saya melakukan scheduling (penjadwalan) yang kreatif, untuk bisa memastikan semua meeting saya tepat waktu. Tetapi saya masih bisa jam 6 sampai jam 8 (malam), itu satu-satunya orang yang bisa kontak saya adalah Pak Presiden, yang boleh ganggu saya," ujar Nadiem saat berdiskusi di IG Live UNICEF Indonesia, Jumat (15/1/2021).

Di periode waktu tersebut, menteri lulusan Harvard University itu akan memaksimalkan quality time bersama anak.

Ia akan melakukan berbagai kegiatan bersama anak dimulai dengan makan malam, bermain hingga melakukan kegiatan lainnya.

"Jam 6 itu makan malam dengan anak, sampai baca buku dengan anak, keringin rambut sama anak, sampai nidurin anak, baca buku sambil minum susu," ungkapnya.

baca juga

Pilihan itu ia ambil karena bagi Nadiem, prioritas pertamanya adalah perannya sebagai ayah untuk anak-anaknya, dilanjut prioritas selanjutnya sebagai Mendikbud.

Sehingga ia merasa apabila perannya sebagai ayah tidak bisa dijalankan dengan baik, maka tugas dan tanggung jawabnya sebagai Mendikbud juga tidak akan bisa dilaksanakan dengan baik, alias berantakan.

"Peran saya sebagai ayah dulu yang diutamakan, karena kalau pekerjaan saya lebih dulu yang dikerjakan, lalu menelantarkan anak saya, saya pasti akan selalu guilty (bersalah) dan tidak akan efektif sebagai menteri," jelasnya.

"Jadi saya memastikan kebutuhan anak-anak saya dulu, yang saya cover," pungkas Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Saran Menteri Nadiem untuk Ayah yang Bingung Pilih Karir atau Keluarga

Ini Saran Menteri Nadiem untuk Ayah yang Bingung Pilih Karir atau Keluarga

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 17:09 WIB

Daftar Guru dan Dosen Korban Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air

Daftar Guru dan Dosen Korban Tragedi Jatuhnya Sriwijaya Air

Sumbar | Selasa, 12 Januari 2021 | 18:21 WIB

6 Guru dan Dosen Jadi Korban Sriwijaya Air, Nadiem: Kemendikbud Berduka

6 Guru dan Dosen Jadi Korban Sriwijaya Air, Nadiem: Kemendikbud Berduka

Riau | Selasa, 12 Januari 2021 | 16:17 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×