Akibat Covid-19, Banyak Anak-anak di Inggris Harus Pakai Kursi Roda

Senin, 18 Januari 2021 | 06:30 WIB
Akibat Covid-19, Banyak Anak-anak di Inggris Harus Pakai Kursi Roda
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Data Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan, sebanyak 10 persen penderita virus corona Covid-19 mengembangkan Long Covid-19 dan masih merasa kesakitan setelah 12 minggu.

Di samping itu, ada ratusan ibu dan ayah yang khawatir kurangnya kesadaran di antara dokter dan kurangnya pengujian virus menutup skala sebenarnya dari Long Covid-19. Apalagi kondisi Long Covid-19 ini juga dikenal sebagai sindrom pasca Covid-19 pada anak-anak.

Berdasarkan laporan The Sun, ada banyak orangtua bersedih mengenai kondisi anaknya yang harus memakai kursi roda, karena nyeri sendi atau kelelahan luar biasa akibat virus corona.

Setelah 6 bulan atau lebih terinfeksi virus corona, anak-anak mengeluhkan pusing, kabut otak, jantung berdebar, kejang dan ruam kulit.

Kondisi ini dialami oleh guru pilates yang berbasis di Dorset Sammie McFarland yang memanggil dokter setelah putrinya usia 15 tahun, Kitty jatuh pingsan karena kelelahan, pusing dan nyeri dada.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Sammie (44) juga menderita Long Covid dan tercengang ketika dokter mengatakan bahwa Kitty pun memiliki gejala yang serupa.

Ia pun mendirikan kelompok pendukung Long Covid Kids pada November 2020 untuk wadah para orangtua saling berbagi pengalaman yang serupa.

Dalam waktu kurang dari 2 bulan, jumlah keanggotaan sudah mencapai lebih dari 450 keluarga. Salah satu pendiri kelompok ini adalah Frances Simpson, seorang dosen psikologi yang kedua anaknya mengalami Long Covid sejak Maret 2020.

Saat itu Frances sempat meminta pendapat orangtua lainnya tentang kondisi anaknya melalui media sosial. Kemudian, hampir 90 persen dari 162 orangtua juga mengatakan anak-anaknya masih tak berdaya selama 3 bulan sejak terinfeksi.

Baca Juga: Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Malah Punya Banyak Abses di Paru

"Keanggotaan kami terdiri dari orangtua yang anak-anaknya sudah sakit sejak Febuari 2020 lalu, tapi tidak ada kaitannya dengan Covid-19. Anak-anak kami tidak dikenali sebagai penderita virus corona karena dokter tidak mengenali gejalanya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI