Deretan Manfaat Teh Delima, Bisa Anda Buat Sendiri di Rumah!

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 09:00 WIB
Deretan Manfaat Teh Delima, Bisa Anda Buat Sendiri di Rumah!
Ilustrasi teh delima. (Elements Envato)

Suara.com - Delima atau Punica granatum dianggap sebagai salah satu superfood karena kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa berkhasiat lainnya. Kini, tak hanya dikonsumsi langsung, Anda juga bisa mengonsumsinya lewat teh delima.

Teh delima dibuat dari biji delima yang dihancurkan, bunga delima yang dikeringkan, atau dengan menambahkan konsentrat jus delima ke dalam teh.

Dikutip dari WebMD, dua senyawa yang ada dalam biji delima, yaitu punicalagins dan asam punicic, merupakan antioksidan yang sangat kuat. Satu studi menemukan punicalagins memiliki kandungan antioksidan tiga kali lipat dari anggur merah dan teh hijau. Tak heran, teh delima menjanjikan sederet manfaat kesehatan jika dikonsumsi teratur. Berikut beberapa di antaranya.

1. Antiinflamasi
Peradangan kronis dianggap sebagai penyebab bagi banyak penyakit serius, termasuk diabetes, kanker, dan penyakit jantung. Punicalagins dalam buah delima telah terbukti memiliki sifat anti-inflamasi.

Dalam penelitian yang menggunakan tabung reaksi, punicalagins dalam buah delima terbukti mengurangi aktivitas peradangan di saluran pencernaan, serta pada sel kanker payudara dan kanker usus besar.

2. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama serangan jantung dan stroke. Komponen antiinflamasi dari jus dan biji delima telah terbukti mengurangi hipertensi.

Dalam sebuah penelitian, penderita hipertensi mengalami penurunan tekanan darah yang signifikan setelah mengonsumsi lima ons jus delima setiap hari selama dua minggu.

3. Mendukung Kesehatan Jantung
Asam punicic dalam buah delima mungkin memiliki beberapa efek menguntungkan pada jantung, dan juga dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Satu studi empat minggu diikuti 51 orang dengan kadar trigliserida tinggi yang mengonsumsi 800 mg minyak biji delima per hari. Di akhir penelitian, mereka menunjukkan penurunan kadar trigliserida secara signifikan.

Dalam penelitian pada manusia dan hewan, jus delima telah terbukti menjaga partikel LDL - atau kolesterol jahat - dari pengoksidasi, yang merupakan faktor penyebab penyakit jantung.

Penelitian juga menunjukkan bahwa jus delima dapat menurunkan tekanan darah tinggi, faktor utama penyebab penyakit jantung.

Cara Membuat Teh Delima
Untuk membuat teh delima di rumah, Anda bisa menggunakan resep sederhana berikut ini:

  • Masukkan 3 cangkir biji delima ke dalam blender
  • Tambahkan 1/2 cangkir gula dan aduk rata - pertimbangkan untuk menguranginya untuk membuatnya lebih sehat
  • Saring jus ke dalam wadah untuk disimpan
  • Campurkan 1/4 cangkir jus delima dengan 3/4 cangkir air mendidih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ceri dan Delima, 2 Buah Merah yang Mampu Turunkan Tekanan Darah

Ceri dan Delima, 2 Buah Merah yang Mampu Turunkan Tekanan Darah

Health | Jum'at, 25 September 2020 | 08:10 WIB

Konsumsi Delima, yuk! Mampu Turunkan Kolesterol dan Risiko Penyakit Jantung

Konsumsi Delima, yuk! Mampu Turunkan Kolesterol dan Risiko Penyakit Jantung

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 19:40 WIB

Resep Kolak Delima Khas Sumatera Barat, Amboi Sedapnya

Resep Kolak Delima Khas Sumatera Barat, Amboi Sedapnya

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2020 | 14:05 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB