Mudah dan Murah, Pakar Bagikan 4 Cara Pemeriksaan Kesehatan Mental Mandiri

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:00 WIB
Mudah dan Murah, Pakar Bagikan 4 Cara Pemeriksaan Kesehatan Mental Mandiri

Suara.com - Pakar kesehatan mental mengimbau agar setiap orang perlu memahami kondisi mentalnya sendiri. Mereka juga menekankan bahwa cek atau pemeriksaan awal kesehatan mental bisa dilakukan sendiri.

"Ini semacam mengubah pola pikir, misalnya dari memberikan pertanyaan yang biasa diajukan kepada teman kemudian pertanyaan tersebut dibalikkan untuk diri Anda sendiri," kata Vaile Wright, direktur senior inovasi perawatan kesehatan di American Psychological Association.

Melansir dari Medical Xpress, Wright dan Lynn Bufka, direktur eksekutif asosiasi untuk penelitian di The American Psychological Association berbicara tentang cara melakukan pemeriksaan kesehatan mental secara mandiri. Menurut mereka, berikut beberapa cara memahami kesehatan mental Anda, antara lain:

1. Temukan tempat yang tenang

Mungkin sulit untuk mendengarkan apa yang dikatakan otak ketika kita sedang bekerja atau merawat orang lain. Wright mengatakan bahwa melakukan pemeriksaan kesehatan mental sendiri, Anda perlu ketenangan.

"Kita terbiasa dengan banyak tugas sehingga tidak benar-benar memberi diri sendiri ruang untuk duduk dan merenung," kata Wright.

"Menjadwalkan waktu untuk diri sendiri akan menjadi komponen penting," imbuhanya.

2. Mulailah dengan pertanyaan gambaran besar

Ukuran kesejahteraan yang penting adalah apakah Anda dapat bekerja dan melakukan kehidupan sehari-hari.

"Salah satu indikator terbesarnya adalah apakah orang tersebut benar-benar mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari," kata Bufka.

"Apakah Anda mampu memenuhi peran Anda sebagai ibu, guru, pasangan, anak perempuan?" ujarnya.

Jika Anda tak bisa berperan seperti biasa, maka mungkin Anda mengalami berbagai masalah kesehatan mental.

3. Perhatikan perasaan dan perilaku Anda

Tidak ada kondisi dasar seseorang yang sama, jadi para ahli mengatakan penting untuk melihat perubahan suasana hati Anda. Pertanyaan yang bisa Anda tanyakan pada diri sendiri, antara lain:

  • Bagaimana perilaku saya berubah?
  • Bagaimana perasaan saya berubah?
  • Apakah saya masih menemukan kegembiraan dalam hal-hal yang pernah membuat saya bahagia?
  • Apakah saya mudah tersinggung atau membentak orang?
  • Apakah saya membuat masalah lebih dari biasanya?
  • Apakah saya menghindari orang?

4. Lihatlah perubahan pada tubuh

Tubuh kita mencoba dan berkomunikasi saat otak kita tidak sehat. Kesehatan mental dan kesehatan fisik terkait erat. Dalam hal ini, beberapa pertanyaan soal masalah fisik mungkin bisa jadi tanda masalah mental, antara lain:

  • Bagaimana saya tidur?
  • Apakah saya makan dengan baik?
  • Apakah saya menggertakkan gigi?
  • Apakah saya merasakan ketegangan otot di leher atau bahu saya?
  • Apakah saya aktif seperti biasanya?

Selain beberapa faktor di atas, Anda juga perlu mempertimbangkan durasi gejala yang Anda alami. Para ahli mengatakan dari sudut pandang diagnostik, jika Anda merasa sedih atau murung lebih dari dua minggu, maka menjadi tanda masalah mental dan memerlukan intervensi medis. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesedihan Biasa dan Depresi Itu Berbeda, Berikut 6 Tandanya

Kesedihan Biasa dan Depresi Itu Berbeda, Berikut 6 Tandanya

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:35 WIB

Jalan-Jalan di Alam Seminggu Sekali Bisa Atasi Stres akibat Pekerjaan!

Jalan-Jalan di Alam Seminggu Sekali Bisa Atasi Stres akibat Pekerjaan!

Health | Kamis, 14 Januari 2021 | 16:44 WIB

Tak Selalu Bikin Gemuk, Ini Manfaat Ngemil untuk Kesehatan Mental Keluarga

Tak Selalu Bikin Gemuk, Ini Manfaat Ngemil untuk Kesehatan Mental Keluarga

Lifestyle | Selasa, 12 Januari 2021 | 18:09 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB