Tidak Sengaja Menelan Permen Karet, Benarkah akan Menyumbat Usus?

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 19 Januari 2021 | 22:02 WIB
Tidak Sengaja Menelan Permen Karet, Benarkah akan Menyumbat Usus?
Ilustrasi mengunyah permen karet (Foto: shutterstock)

Suara.com - Pernahkah Anda memiliki pengalaman menelan permen karet tanpa disengaja? Kejadian seperti ini memang membuat panik, terlebih ketika ada mitos permen karet akan menempel di perut selama bertahun-tahun.

Meski tidak dapat memecah permen karet dengan cara yang sama seperti saat mengurai makanan lain, sistem pencernaan akan menggerakkannya melewati usus dan mengeluarkannya 40 jam kemudian.

Namun, menelan permen karet dalam jumlah besar dapat menjadi masalah karena bisa menimbulkan penyumbatan saluran pencernaan.

Penyumbatan paling mungkin terjadi jika permen karet tertelan bersama benda asing seperti koin, atau dengan bahan yang tidak dapat dicerna seperti biji bunga matahari.

Melansir Kids Health, anak-anak lebih mungkin mengalami permen karet tertelan karena mereka mungkin belum memahami bahwa permen karet seharusnya dikunyah, bukan ditelan.

Seorang perempuan sedang meniup permen karet. [shutterstock]
Seorang perempuan sedang meniup permen karet. [shutterstock]

Lalu, apa yang terjadi pada permen karet saat berada di dalam usus?

Permen karet terbuat dari bahan alami atau sintetis (getah resin), pengawet, perasa, dan pemanis. Tubuh bisa menyerap pemanis, seperti gula dan bisa menambah banyak kalori jika seseorang terlalu banyak mengunyah permen karet.

Tetapi saluran pencernaan tidak dapat mencerna resin permen karet. Bahan ini digerakkan melalui saluran pencernaan dengan tindakan mendorong (peristaltik) normal di usus.

Kemudian, permen karet akan dikeluarkan secara utuh saat buang air besar.

Anak-anak sebaiknya tidak mengonsumsi permen karet sampai mereka benar-benar memahami bahwa ini bukanlah jenis permen yang ditelan.

Pada usia lima tahun, kebanyakan anak akan memahami bahwa permen karet berbeda dengan permen biasanya, yang tidak dapat ditelan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mengatasi Suara Serak, Salah Satunya Mengunyah Permen Karet

Tips Mengatasi Suara Serak, Salah Satunya Mengunyah Permen Karet

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 09:19 WIB

Dari Mengunyah Permen Karet hingga Cemberut, Ini Cara Hilangkan Double Chin

Dari Mengunyah Permen Karet hingga Cemberut, Ini Cara Hilangkan Double Chin

Health | Jum'at, 04 Desember 2020 | 15:00 WIB

Kunyah Permen Karet disebut Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Efektifkah?

Kunyah Permen Karet disebut Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Efektifkah?

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 09:46 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB