Update Covid-19 Global: Distribusi Vaksin Pfizer di Uni Eropa Terganggu

M. Reza Sulaiman

Rabu, 20 Januari 2021 | 10:45 WIB
Update Covid-19 Global: Distribusi Vaksin Pfizer di Uni Eropa Terganggu
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak negara melakukan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya menghentikan pandemi. Setelah lebih dari satu tahun menjadi wabah di dunia, lebih dari 96,59 juta orang terinfeksi Covid-19, data pada situs worldometers.info, per Rabu (20/1) pukul 09.20 WIB.

Sebanyak 69.244.801 orang telah dinyatakan sembuh dari infeksi, sementara 2.063.879 jiwa meninggal duni akibat Covid-19 sejak Desember 2019. Hingga saat ini, masih ada 25.282.796 orang di dunia yang masih terinfeksi Covid-19.

Selain protokol kesehatan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan bahwa vaksinasi termasuk salah satu upaya efektif untuk mencegah penularan virus corona SARS Cov-2 itu. Tetapi banyaknya permintaan pasokan dosis vaksin pada setiap negara, ternyata jadi persoalan tersendiri.

Kondisi tersebut terjadi pada negara-negara Kanada dan Uni Eropa yang akan kekurangan pasokan dosis vaksin Pfizer buatan Amerika Serikat.

Pfizer mengatakan kepada Kanada, pada Selasa (19/1), distribusi vaksin Covid-19 tidak dapat dilakukan minggu depan. Kondisi itu sebabkan penderitaan bagi provinsi-provinsi yang sudah mengeluh tentang kekurangan pasokan vaksin.

Pfizer mengatakan pada pekan lalu akan memperlambat produksi pada akhir Januari dan awal Februari karena perubahan dalam proses manufaktur. Kondisi itu yang mengakibatkan pengurangan pasokan untuk Kanada dan negara-negara Uni Eropa.

Kanada telah memperkirakan minggu lalu bahwa pengiriman Pfizer akan dipotong setengahnya selama bulan depan. Tetapi Mayor Jenderal Deny Fortin, yang membantu mengatur kampanye inokulasi, mengatakan Pfizer telah mengumumkan semua pengiriman ke Kanada yang dijanjikan mulai 25 Januari akan diundur hingga Februari.

"Efeknya minggu depan akan parah, lebih parah dari yang kami perkirakan sebelumnya, dampak yang cukup besar di semua 10 provinsi," kata Fortin dikutip dari Channel News Asia.

Pfizer masih berencana memenuhi komitmen untuk memasok hingga 4 juta dosis vaksin hingga akhir Maret, katanya.
Sementara Kanada sendiri masih berjuang untuk menghadapi gelombang kedua penularan virus korona yang masih menyebar. Negara itu telah melaporkan total 18.266 kematian dan 719.751 kasus Covid-19.

baca juga

Pemerintah Eropa pada pekan lalu juga mengatakan, masalah pasokan Pfizer tidak dapat diterima dan berarti kredibilitas program vaksinasi menjadi terancam.
Menteri Pengadaan Kanada Anita Anand mengatakan penundaan itu sangat mengecewakan.

Dia bersikeras menyebut Pfizer memberlakukan Kanada secara adil dan tidak dipaksa untuk menunggu lebih lama daripada negara lain untuk mendapatkan vaksin.

"Pfizer meyakinkan saya dan Kanada tentang perlakuan yang adil. Pfizer Kanada telah meyakinkan kami bahwa kami akan mendapatkan jatah penuh kami dan saya yakin Eropa juga akan menerima jatah penuhnya," ucapnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Alberta juga telah menyatakan bahwa provinsinya akan kehabisan dosis dalam satu hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

×