Ahli Sebut Klaim Varian Baru Virus Corona Lebih Mematikan Terlalu Dini

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 24 Januari 2021 | 08:38 WIB
Ahli Sebut Klaim Varian Baru Virus Corona Lebih Mematikan Terlalu Dini
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Para ilmuwan mengatakan masih terlalu cepat untuk mengklaim strain virus corona Covid-19 mutan 30-90 persen lebih mematikan daripada varian sebelumnya.

Dr Yvonne Doyle, direktur medis kesehatan masyarakat Inggris, mengatakan lebih banyak penelitian atau studi yang diperlukan untuk menilai tingkat kematian akibat strain baru virus corona.

Meskipun sudah ada beberapa investigasi atau penelitian mengenai hal tersebut. Tetapi, Dr Yvone mengatakan masih terlalu dini untuk memercayainya.

"Memang sudah ada beberapa bukti, tetapi bukti ini masih sangat awal. Hal itu juga hanya melihat sejumlah kecil kasus, sehingga terlalu dini untuk mengklaimnya," kata Dr Yvone dikutip dari The Sun.

Sebelumnya, tiga kelompok ahli menasihati pemerintah Inggris untuk melihat dampak varian baru virus corona Covid-19 Kent yang lebih menular pada kematian.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Tapi, nasihat itu muncul ketika SAGE (Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat) memeringatkan bahwa para ilmuwan meyakini strain baru virus corona Covid-19 kent mungkin 50 persen lebih mematikan.

Kemudian, Profesor Peter Horby, yang mengetuai Kelompok Penasihat Ancaman Virus Pernafasan Baru dan Berkembang Pemerintah (Nervtag), mengatakan bahwa orang perlu menempatkan data baru dalam membuat perspektif berbeda.

"Data awal tidak menunjukkan bahwa varian baru ini lebih serius daripada varian lama. Tapi sekarang, data baru justru menunjukkan ada sejumlah virus kecil yang meningkatkan risiko kematian," jelas Profesor Peter Horby.

Menurut Profesor Peter Horby, ada beberapa keterbatasan dalam data sehingga perlu hati-hati untuk mengartikannya. Sir Patrick Vallance juga mengatakan bahwa varian baru virus corona ini cukup menjadi perhatian.

Para peneliti pun menyimpulkan bahwa varian baru virus corona berisiko 29 hingga 91 persen menyebabkan kematian pada orang Inggris yang terinfeksi. Hal ini diperoleh dari 3 penelitian yang menunjukkan hasil berbeda.

London School of Hygiene and Tropical Medicine mengatakan varian baru virus corona ini bisa 1,35 kali lebih mematikan. Imperial College London mengatakan itu antara 1,36 atau 1,29 kali lipat (tergantung pada metode yang digunakan) dan University of Exeter menemukan itu mungkin 1,91 kali lebih mematikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Mematikan AC Mobil saat Tanjakan Bisa Tambah Tenaga Mesin? Ini Fakta Teknisnya!

Benarkah Mematikan AC Mobil saat Tanjakan Bisa Tambah Tenaga Mesin? Ini Fakta Teknisnya!

Otomotif | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:47 WIB

Cara Mematikan Tanda Status Online di Instagram, Jaga Privasi dengan Mudah

Cara Mematikan Tanda Status Online di Instagram, Jaga Privasi dengan Mudah

Tekno | Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:24 WIB

Cara Mematikan Auto Update Google Play Store, Jangan sampai Ponsel Lemot!

Cara Mematikan Auto Update Google Play Store, Jangan sampai Ponsel Lemot!

Tekno | Jum'at, 16 Januari 2026 | 13:42 WIB

8 Hewan Paling Mematikan yang Bisa Membunuh dalam Hitungan Menit

8 Hewan Paling Mematikan yang Bisa Membunuh dalam Hitungan Menit

Lifestyle | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:03 WIB

6 Langkah Matikan Centang Biru di WhatsApp, Cara Jitu Baca Pesan Tanpa Ketahuan

6 Langkah Matikan Centang Biru di WhatsApp, Cara Jitu Baca Pesan Tanpa Ketahuan

Tekno | Sabtu, 04 Oktober 2025 | 12:47 WIB

Benarkah Mematikan Kulkas Setiap Malam Bisa Hemat Listrik? Cek Fakta dan 4 Rekomendasi Merek Terbaik

Benarkah Mematikan Kulkas Setiap Malam Bisa Hemat Listrik? Cek Fakta dan 4 Rekomendasi Merek Terbaik

Lifestyle | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:44 WIB

Operasi Whipple: Dari Mimpi Buruk Jadi Harapan Baru Kanker Pankreas?

Operasi Whipple: Dari Mimpi Buruk Jadi Harapan Baru Kanker Pankreas?

Health | Rabu, 16 Juli 2025 | 08:00 WIB

Cara Mematikan Update Otomatis Aplikasi Xiaomi, Tidak Boros Data dan Penyimpanan

Cara Mematikan Update Otomatis Aplikasi Xiaomi, Tidak Boros Data dan Penyimpanan

Tekno | Kamis, 24 April 2025 | 08:22 WIB

Ben-Gvir Kembali Berkuasa: Israel Lanjutkan Serangan Mematikan di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Ben-Gvir Kembali Berkuasa: Israel Lanjutkan Serangan Mematikan di Gaza Pasca Gencatan Senjata

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:41 WIB

Anies Ungkap Cara Mematikan Demokrasi, Warganet: Sudah Kejadian di Indonesia

Anies Ungkap Cara Mematikan Demokrasi, Warganet: Sudah Kejadian di Indonesia

Tekno | Rabu, 05 Maret 2025 | 09:55 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB