Anjing dan Kucing Perlu Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Ahli!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 25 Januari 2021 | 08:22 WIB
Anjing dan Kucing Perlu Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Ahli!
Kucing dan anjing (Shutterstock).

Suara.com - Virus corona Covid-19 diketahui juga menyebar melalui hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing. Para ilmuwan pun berpendapat anjing dan kucing mungkin perlu mendapatkan suntik vaksin Covid-19 untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menurut para ahli, suntikan vaksin Covid-19 pada hewan peliharaan termasuk tindakan pencegahan yang harus dilakukan guna mengurangi risiko penyebaran virus.

Para ahli dari University of East Anglia, Earlham Institute dan University of Minnesota dalam jurnal Virulence mengatakan evolusi lanjutan dari virus pada hewan diikuti oleh penularannya ke manusia. Sehingga hal ini bisa menimbulkan risiko jangka panjang yang siginifikan bagi kesehatan masyarakat.

"Banyak ahli mungkin tidak terpikirkan untuk suntik vaksin Covid-19 pada hewan peliharaan. Padahal langkah ini termasuk penting untuk mencegah penyebaran," jelas para ahli yang menulis jurnal dikutip dari The Sun.

Sebelum munculnya vaksin Covid-19, pemerintah Denmark telah memusnahkan jutaan hewan cerpelai karena beberapa spesies terinfeksi virus corona Covid-19 dan berisiko menyebabkan penyebaran.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Sementara itu, Cock van Oosterhout, profesor genetika evolusioner di UEA membenarkan bahwa ada anjing dan kucing yang tertular virus corona. Tapi, belum ada kasus yang diketahui bahwa virus corona menular dari hewan peliharaan tersebut ke manusia.

"Jadi, masuk akal untuk mengembangkan vaksin Covid-19 khusus untuk hewan peliharaan, hanya sebagai tindakan pencegahan," jelasnya.

Menariknya, Rusia adalah negara pertama yang mulai mengembangkan vaksin Covid-19 untuk hewan peliharaan. Padahal informasi mengenai vaksin Covid-19 bagi hewan peliharaan masih sedikit.

Kevin Tyler, pemimpin redaksi Virulence, mengatakan kucing cenderung tidak menunjukkan gejala ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Tapi, mereka berisiko menularkannya ke manusia.

Prof van Oosterhout dan Prof Tyler menulis temuan itu bersama dengan direktur Earlham Institute Neil Hall dan Hinh Ly dari University of Minnesota.

Mereka berpendapat evolusi virus yang berlanjut pada inang hewan reservoir, diikuti oleh peristiwa spillback ke inang manusia yang rentan, menimbulkan risiko jangka panjang yang signifikan bagi kesehatan.

"Virus corona ini bisa menginfeksi berbagai spesies inang, termasuk kucing, anjing, cerpelai dan spesies liar serta peliharaan lainnya. Karena itu, vaksinasi hewan peliharaan mungkin diperlukan untuk menghentikan evolusi virus lebih lanjut dan peristiwa spillback," jelas mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Temukan Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan Picu Infeksi Ulang

Ahli Temukan Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan Picu Infeksi Ulang

Health | Minggu, 24 Januari 2021 | 15:30 WIB

Alhamdulillah! Pemkot Tangerang Terima Vaksin Sinovac 22.280 Dosis

Alhamdulillah! Pemkot Tangerang Terima Vaksin Sinovac 22.280 Dosis

Banten | Minggu, 24 Januari 2021 | 14:24 WIB

Rasisme Hantam Natalius Pigai, Aktivis ProDem: Sediakan Saya Ring Tinju

Rasisme Hantam Natalius Pigai, Aktivis ProDem: Sediakan Saya Ring Tinju

Hits | Minggu, 24 Januari 2021 | 14:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB