Semua Manusia Memiliki Sel Kanker dalam Tubuhnya, Kapan Menjadi Berbahaya?

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:05 WIB
Semua Manusia Memiliki Sel Kanker dalam Tubuhnya, Kapan Menjadi Berbahaya?
Ilustrasi sel kanker. [Shutterstock]

Suara.com - Kanker termasuk salah satu jenis penyakit yang paling mengerikan karena bisa sangat mematikan. Namun tanpa disadari semua orang, ternyata tubuh manusia juga terdiri dari sel kanker.

Dikatakan Dokter spesialis penyakit dalam Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid, setiap organ tubuh manusia terdiri dari kumpulan sel, termasuk sel kanker. 

"Jadi organ itu sebenarnya sel yang berkelompok. Kemudian ada jaringan yang menunjang agar sel tidak goyah. Sel-sel ini ya normalnya seperti itu, bisa mati digantikan yang lain jadi punya umur," jelas Ikhwan dalam webinar virtual, Selasa (26/1/2021).

Tetapi akibat pola hidup tidak sehat atau paparan infeksi virus dan bakteri, sel kanker bisa berubah dan menjadi jahat untuk tubuh. 

"Semua organ berpotensi jadi kanker tergantung lemahnya di mana, paparannya apa, titik lemahnya di mana dia bisa berubah. Tapi tidak juga semua organ bisa kanker dalam satu waktu," tambahnya.

Sel kanker yang terinfeksi virus atau bakteri, atau juga disebabkan pola hidup tidak sehat berpotensi bertumbuh. Jika didiamkan dalam waktu lama, bisa menyebar hingga sel pada organ lain.

Dokter Ikhwan menyampaikan bahwa sel kanker itu akan berubah menyerang tubuh dan bisa berpindah ke organ lain meski usianya tua. Tetapi untuk bisa tetap bertumbuh, sel kanker juga membutuhkan makanan dari darah. 

"Butuh sirkulasi dari darah. Kalau gak dapat aliran darah maka bisa mati. Maka dia berusaha menumbuhkan pembuluh darah sendiri. Jadi pada sel kanker umumnya banyak reseptor untuk pertumbuhan kanker," paparnya.

Kondisi itu yang menyebabkan terjadinya kanker dan terbentuk pembuluh darah baru sehingga kanker mampu untuk tumbuh juga mendapatkan makanan dari tubuh.

Dokter Ikhwan menjelaskan, sel kanker akan memakan apa pun yang makanan dikonsumsi oleh pengidap kanker.

Ia melanjutkan, salah satu sifat sel kanker bisa menjadi pintar karena mampu membuat perlawanan terhadap sel imun. 

"Jadi kalau ada sel berubah bentuk kemudian dia dianggap asing oleh tubuh maka sel imun datang disekitar kanker untuk membunuhnya. Tetapi karena sel kanker berusaha bertahan terhadap kemampuan sel imun untuk membunuh, maka ia membuat sesuatu yang bisa mengikat sel imun sehingga sel imun gak kerja lagi," jelasnya.

"Dengan begini kita tahu sel kanker begitu pintar sehingga bisa mengubah bentuk dan sifat sehingga punya senjata yang digunakan untuk tumbuh," tambah dokter Ikhwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Operasi, Ini Pilihan Pengobatan Untuk Pasien Kanker Usus Besar

Selain Operasi, Ini Pilihan Pengobatan Untuk Pasien Kanker Usus Besar

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 15:11 WIB

Tanda Kanker Mulut, Waspadai Masalah Kesulitan Menelan Makanan!

Tanda Kanker Mulut, Waspadai Masalah Kesulitan Menelan Makanan!

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 11:37 WIB

Vagina Tidak Bersih Bikin Risiko Kanker Serviks Meningkat, Benarkah?

Vagina Tidak Bersih Bikin Risiko Kanker Serviks Meningkat, Benarkah?

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 18:15 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB