Lapar Bikin Sakit Kepala, Begini Cara Mengatasinya

Yasinta Rahmawati

Minggu, 31 Januari 2021 | 11:25 WIB
Lapar Bikin Sakit Kepala, Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Melewatkan jam makan dan kelaparan tak hanya bisa membuat sakit perut, tapi juga sakit kepala. Faktor-faktor seperti dehidrasi, kekurangan makanan dan kekurangan kafein menyebabkan kadar glukosa dalam tubuh rendah yang dapat memicu sakit kepala.

Ini terjadi ketika otak merasakan kadar glukosa rendah dan melepaskan hormon tertentu seperti glukagon, kortisol, dan adrenalin untuk pulih dari hipoglikemia atau kadar glukosa rendah. Demikian dilansir dari Boldsky.

Sebagai efek samping dari hormon-hormon ini, sakit kepala terjadi bersamaan dengan rasa lelah atau mual. Selain itu, dehidrasi, kekurangan kafein, dan kekurangan makanan menyebabkan jaringan otak mengencang sehingga mengaktifkan reseptor rasa sakit yang menyebabkan sakit kepala.

Belum lagi, intensitas sakit kepala meningkat pada orang yang mengalami stres atau diabetes. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa sakit kepala memburuk hingga 93 persen pada orang yang mengalami stres dibandingkan dengan 58 persen pada orang yang tidak mengalami stres.

Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)
Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)

Rasa lapar dan stres juga dapat terus memicu serangan migrain atau sakit kepala tipe tegang.

Gejala sakit kepala karena lapar dapat ditandai dengan perasaan tertekan di bagian samping dan dahi disertai ketegangan di bahu dan leher. Selain itu, gejala lain yang mengikuti sakit kepala karena lapar meliputi:

  • Perut keroncongan
  • Kelelahan
  • Tangan menggigil
  • Pusing
  • Sakit perut
  • Kebingungan
  • Berkeringat

Untuk menghindari sakit kepala ini, Anda dapat mencegahnya lewat beberapa tips berikut:

1. Makan makanan sehat tepat waktu. Hindari melewatkan makan, terutama sarapan.

2. Makan makanan kecil secara berkala jika profesi Anda melibatkan jadwal yang sangat sibuk.

baca juga

3. Selalu sediakan camilan sehat seperti energy bar atau biji-bijian. Hindari cokelat manis atau jus yang dimaniskan karena dapat menyebabkan lonjakan kadar glukosa secara tiba-tiba dan meningkatkan risiko diabetes.

4. Minum banyak air untuk menahan rasa lapar.

5. Selalu bawa buah utuh seperti apel atau jeruk dan sekotak kacang.

6. Anda bisa memilih yoghurt atau jus buah tanpa pemanis.

7. Jika sakit kepala Anda disebabkan oleh kafein, alih-alih menghentikan asupan sepenuhnya, pertama-tama kurangi jumlahnya lalu hentikan sama sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbeda dari Kelaparan pada Umumnya, Apa Itu Hidden Hunger?

Berbeda dari Kelaparan pada Umumnya, Apa Itu Hidden Hunger?

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 06:28 WIB

PijatTelinga Setiap Hari, Ini 5 Efeknya pada Tubuh!

PijatTelinga Setiap Hari, Ini 5 Efeknya pada Tubuh!

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 15:57 WIB

Jangan Kelamaan Pakai Earphone, Ini yang Terjadi pada Tubuh!

Jangan Kelamaan Pakai Earphone, Ini yang Terjadi pada Tubuh!

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 15:22 WIB

Terkini

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:50 WIB

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden

Riau | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:21 WIB

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:17 WIB

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×