Usia Jantung Bisa Berbeda dengan Usia Kelahiran, Cek Sekarang!

Risna Halidi

Minggu, 31 Januari 2021 | 16:08 WIB
Usia Jantung Bisa Berbeda dengan Usia Kelahiran, Cek Sekarang!
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Suara.com - Usia jantung bisa berbeda dengan usia kelahiran seseorang. 

Menurut alodokter.com, usia jantung bisa dihitung berdasarkan profil indeks massa tubuh, usia biologis, riwayat penyakit seperti tekanan darah tinggi dan diabetes, riwayat kebiasaan merokok, serta riwayat penyakit jantung pada keluarga.

Misalnya seseorang yang berumur 53 tahun, namun menderita tekanan darah tinggi dan memiliki kebiasaan merokok, bisa jadi usia jantung dalam tubuh adalah 75 tahun.

Dikutip dari AyoBandung (jaringan Suara.com), ada berbagai faktor yang bisa menjadikan usia jantung lebih tua dari usia kita yang sebenarnya. Apa saja?

1. Kebiasaan merokok
Merokok dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Satu penelitian menemukan bahwa usia jantung mantan perokok bisa menjadi 14 tahun lebih muda dibandingkan ketika dia masih merokok.

2. Diabetes
Gula darah normal berkisar antara 70-100 mg/dL jika diperiksa setelah berpuasa. Namun bagi orang dengan diabetes, gula darahnya bisa lebih dari 126 mg/dL. Mereka yang memiliki penyakit diabetes berisiko mengalami penuaan jantung dan rentan menderita penyakit jantung serta stroke.

3. Tekanan darah tinggi
Tekanan darah normal pada orang dewasa adalah di bawah 120 mmHg pada sistolik dan di bawah 80 mmHg pada diastolik, keduanya dibaca di bawah 120/80 mmHg. Kontrol tekanan darah dengan diet rendah garam serta olahraga rutin. Hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, angina, penebalan otot jantung, serta gagal jantung.

4. Indeks massa tubuh
Kegemukan atau obesitas dapat mengundang berbagai penyakit, terutama sakit jantung. Untuk mengetahui batasan berat badan yang ideal, hitung indeks masa tubuh dengan cara membagi jumlah berat badan (kg) dengan jumlah tinggi badan dalam satuan meter dikuadratkan (m)2. Normalnya, indeks masa tubuh populasi Asia berada di kisaran 18,5-22,9.

Cara Membuat Jantung Awet Muda

baca juga

Risiko kematian akibat penuaan pada jantung dapat dikurangi dengan menghindari berbagai faktor risiko yang membuat jantung menua lebih cepat dari usia kita sebenarnya.

Kita bisa menjadikan usia jantung lebih muda dengan menerapkan pola makan yang sehat dan bergizi seimbang, serta membatasi asupan garam.

Beras merah, biji-bijian utuh, jagung, sayuran seperti bayam dan brokoli, serta buah-buahan seperti jeruk, apel, anggur, dan buah jambu adalah contoh makanan sehat yang perlu diutamakan.

Selain itu, kita juga perlu rajin berolahraga. Olahraga dapat membantu penderita diabetes mengontrol gula darah, mengurangi stres, serta menjaga kesehatan jantung.

Tidak kalah penting, periksakan diri secara rutin ke dokter untuk menjalani pemeriksaan jantung dan tekanan darah, gula darah, serta kolesterol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspadai Kesemutan pada Jari Kaki, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Waspadai Kesemutan pada Jari Kaki, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Health | Minggu, 31 Januari 2021 | 14:58 WIB

Sebelum Meninggal, Murfi Sembako Ceritakan Mimpinya ke Yadi Sembako

Sebelum Meninggal, Murfi Sembako Ceritakan Mimpinya ke Yadi Sembako

Entertainment | Minggu, 31 Januari 2021 | 09:00 WIB

Yadi Sembako Ungkap Keinginan Haji Bareng Murfi Sembako

Yadi Sembako Ungkap Keinginan Haji Bareng Murfi Sembako

Entertainment | Minggu, 31 Januari 2021 | 08:30 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×