Ditemukan Narkoba Jalanan Jenis Baru, Terbuat dari Obat Bius Kuda

Risna Halidi

Jum'at, 05 Februari 2021 | 07:46 WIB
Ditemukan Narkoba Jalanan Jenis Baru, Terbuat dari Obat Bius Kuda
Ilustrasi: Ditemukan Narkoba Jalanan Jenis Baru, Terbuat dari Obat Bius Kuda

Suara.com - Ada jenis baru narkoba jalanan yang kini tengah berkembang dan ramai di gunakan di Amerika Serikat.

Adalah xylazine atau di Indonesia dikenal dengan nama silazin, racikan obat penenang yang biasa digunakan untuk membius hewan terutama kuda.

Dikutip Suara.com dari CNN Internasional, narkoba jenis xylazine yang juga dikenal sebagai 'tranq', telah menjadi epidemi opioid (obat penenang) yang terus berkembang di AS.

Dicatat oleh jurnal Injury Prevention, hampir sepertiga dari semua kasus overdosis obat penenang di Philadelphia AS, disebabkan oleh xylazine.

Ilustrasi narkoba (Unsplash/Markus Spiske]
Ilustrasi narkoba (Unsplash/Markus Spiske]

Antara tahun 2010 sampau 2015, xylazine 'hanya' terdeteksi pada 2 persen kematian akibat overdosis heroin dan atau fentanil di Philadelphia. Namun pada 2019, proporsinya melonjak sampai 31 persen.

Xylazine Bukan untuk Manusia
Xylazine merupakan obat penenang yang diperuntukkan bagi hewan. Berbeda dengan ketamin (yang juga sebenarnya diperuntukkan bagi hewan), xylazine belum mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat, FDA untuk digunakan ke manusia.

Pada manusia, kata jurnal di atas, xylazine dapat menekan saraf pusat dan sistem pernapasan yang menyebabkan tekanan darah rendah serta detak jantung yang lambat.

Jika dikombinasikan dengan opioid untuk menciptakan "tranq dope", xylazine bisa menyebabkan kematian saat dikonsumsi.

Masih belum jelas kenapa xylazine muncul sebagai jenis narkoba populer baru. Namun ahli epidemiologi penyalahgunaan zat di Departemen Kesehatan Masyarakat Philadelphia, Jewell Johnson MPH, punya jawaban tersendiri.

baca juga

Kata Jewell, kemungkinan xylazine dianggap memiliki efek sedatif (menenangkan) yang kuat. 

"Kami telah mendengar dalam kelompok fokus orang-orang pengguna narkoba di Philadelphia bahwa tranq dope (xylazine) membuat Anda merasa seperti Anda menggunakan obat bius (heroin) di masa lalu," katanya kepada CNN Internasional.

Jika terjadi overdosis, kata Jewell, dokter kemungkinan memberikan tindakan termasuk nalokson atau pemberian obat yang digunakan untuk menghalangi efek overdosis opioid, hingga melakukan tindakan seperti memberikan ventilasi atau alat bantu nafas hingga melakukan intubasi.

Di Indonesia sendiri, silazin masih dijual bebas dan dapat ditemukan di platform belanja daring dari Rp400 ribu sampai Rp3 juta per botol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum ASN Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi dalam Kasus Narkoba

Oknum ASN Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi dalam Kasus Narkoba

Sumut | Kamis, 04 Februari 2021 | 18:48 WIB

Simpan Narkoba di Papan Catur, Ibu Rumah Tangga di Bantul Diringkus Polisi

Simpan Narkoba di Papan Catur, Ibu Rumah Tangga di Bantul Diringkus Polisi

Jogja | Kamis, 04 Februari 2021 | 18:30 WIB

Pecahkan Kaca Mobil Polisi, Ayah Ibu di Pekon Ampai Bawa Lari Anaknya

Pecahkan Kaca Mobil Polisi, Ayah Ibu di Pekon Ampai Bawa Lari Anaknya

Lampung | Kamis, 04 Februari 2021 | 15:46 WIB

Terkini

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut

News | Selasa, 01 September 2026 | 22:35 WIB

×