Libur Panjang Imlek, Pemerintah Akan Perketat Pembatasan?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 05 Februari 2021 | 20:09 WIB
Libur Panjang Imlek, Pemerintah Akan Perketat Pembatasan?
Ilustrasi Hari Raya Imlek. (14/2).

Suara.com - Kasus Covid-19 selalu mengalami tren peningkatan saat terjadi libur panjang. Situasi itu terbukti dengan kasus harian Covid-19 yang meningkat pada libur Natal dan Tahun Baru lalu. 

Pada Februari 2021 sendiri akan ada libur panjang bertepatan dengan Hari Raya Imlek. Lantas, benarkah pemerintah akan melakukan lockdown pada saat Hari Raya Imlek?

Hingga saat ini pemerintah masih belum menentukan apa saja persiapan menyambut libur panjang Hari Raya Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021 mendatang. 

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan pemerintah akan lebih dulu menunggu hasil evaluasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 apakah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan dilanjutkan atau justru akan dilonggarkan.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Saat ini aturan PPKM jilid 2 masih dijalankan sejak 26 Januari hingga 8 Februari 2021 mendatang. 

"(Kebijakan menyambut libur panjang). Kita akan tunggu evaluasi lebih lanjut," ujar Nadia saat konferensi pers bersama Kemenkes RI, Jumat (5/2/2021).

Lebih lanjut Nadia berharap masyarakat bisa merayakan Hari Imlek 2021 dengan cara yang lebih sederhana, sekaligus tetap menjalankan tradisi. Ditambah protokol kesehatan juga harus dijaga secara ketat.

"Cara yang sederhana ini tidak akan mengurangi makna perayaan imlek, tanpa menghilangkan tradisi, dengan menjaga saudara untuk bersama-sama menekan laju penularan Covid-19," terang Nadia.

Nadia sendiri membenarkan, berdasarkan yang sudah terjadi lonjakan kasus akan meningkat tajam antara 30 hingga 40 persen usai libur panjang. 

Peningkatan kasus akan terjadi 2 pekan setelah libur panjang tersebut berlalu, dan kebanyakan kasus berasal dari klaster keluarga. Sebagaimana peningkatan kasus yang pernah terjadi saat natal dan tahun baru.

"Pemerintah berharap masyarakat bisa memanfaatkan libur nasional dengan bijak, dan mematuhi imbauan pemerintah. Kita sedang berupaya dengan cara disiplin menerapkan protokol 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan," pungkas Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Sosok Mbah Kuntjung, Pengayom Klenteng Boen Tek Bio Banyumas

Begini Sosok Mbah Kuntjung, Pengayom Klenteng Boen Tek Bio Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:01 WIB

Tak Sulit, Begini Cara Masak Mie Panjang Umur Imlek

Tak Sulit, Begini Cara Masak Mie Panjang Umur Imlek

Sumsel | Jum'at, 05 Februari 2021 | 14:16 WIB

Terinspirasi Tahun Sapi, Brand Fesyen Lokal Ini Rilis Flats Berpola Unik

Terinspirasi Tahun Sapi, Brand Fesyen Lokal Ini Rilis Flats Berpola Unik

Lifestyle | Jum'at, 05 Februari 2021 | 14:00 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB