2 Kali PPKM, Wiku Adisasmito Akui Belum Ada Manfaat Besar

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 08 Februari 2021 | 15:38 WIB
2 Kali PPKM, Wiku Adisasmito Akui Belum Ada Manfaat Besar
Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM yang sudah diterapkan dua kali belum menunjukkan hasil besar.

Meski demikian, ada sedikit perbaikan dari pengendalian wabah virus corona Covid-19 lewat aturan PPKM.

Hal tersebut dibuktikan lewat penurunan jumlah keterisian tempat tidur di rumah sakit khusus Covid-19 yang juga dibantu dengan penambahan tempat tidur oleh pemerintah.

"Dengan demikian sekarang (kasus Covid-19) sudah mulai menurun akibat adanya PPKM. Selain itu juga jumlah kasus positif juga sudah melandai meskipun tidak besar," katanya dalam konferensi pers virtual Satgas Penanganan Covid-19, Senin (8/2/2021). 

Kata Wiku, evaluasi perlu dilakukan terutama dalam memastikan pelaksanaan PPKM di Wilayah Jawa-Bali harus lebih tegas terutama yang berkaitan dengan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Memang pada prinsipnya penularan sedang tinggi dan ini harus kita rem untuk mencegah jangan sampai fasilitas layanan kesehatan tidak mampu untuk menampung orang-orang yang sakit," ucap Wiku.

Sementara itu Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi M. Epid, mengatakan manfaat PPKM mulai terasa pada fasilitas layanan kesehatan baru mulai terasa pada 4-5 hari terakhir. Kondisi itu diikuti dengan kasus positif harian yang cenderung menurun.  

"Kita melihat bahwa jumlah kasus terutama untuk kematian itu biasanya kita dapatkan data antara 200-350, sekarang kasus kematian sudah kurang lebih 150-an. Tapi kalau kita melihat secara umum jumlah kasus yang positif covid 19 itu belum terlihat secara signifikan," ucapnya.

Lonjakan kasus itu telah diantisipasi Kemenkes dengan meminta Pemerintah Derah Provinsi juga Kabupaten/Kota untuk menambah tempat tidur di rumah sakit.

Menurut Nadia, dibandingkan pada 25 Januari lalu, keterisian tempat tidur di rumah sakit cenderung berkurang karena adanya penambahan tempat tidur baru. 

"Sudah terjadi peningkatan kalau kita bandingkan di tanggal 25 Januari sudah ada penambahan kurang lebih 13 ribu tempat tidur perawatan dan terbanyak adalah tempat tidur untuk isolasi. Sementara untuk ICU sekitar dua ribu penambahannya kemarin," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Sebut PPKM Tak Sentuh Aspek Pencegahan Wabah COVID-19

Epidemiolog Sebut PPKM Tak Sentuh Aspek Pencegahan Wabah COVID-19

News | Senin, 08 Februari 2021 | 14:25 WIB

Roy Suryo Kritik Jokowi Bikin Istilah Aneh COVID-19, Misal PPKM: Bingung

Roy Suryo Kritik Jokowi Bikin Istilah Aneh COVID-19, Misal PPKM: Bingung

Bogor | Senin, 08 Februari 2021 | 14:19 WIB

Aturan PPKM Mikro, Tempat Ibadah Bisa Ditutup dalam Kondisi Ini

Aturan PPKM Mikro, Tempat Ibadah Bisa Ditutup dalam Kondisi Ini

Jabar | Senin, 08 Februari 2021 | 13:47 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB