Kak Seto Kanker Prostat, Ini 4 Kanker yang Paling Banyak Menyerang Lelaki

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2021 | 09:09 WIB
Kak Seto Kanker Prostat, Ini 4 Kanker yang Paling Banyak Menyerang Lelaki
Ilustrasi Kanker yang Paling Banyak Menyerang Lelaki. (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Kabar Psikolog Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto terkena kanker prostat memang cukup mengagetkan. Pasalnya lelaki berusia 69 tahun itu selalu terlihat segar bugar, bahkan cenderung aktif karena masih bisa melakukan parkour  (latihan rintangan) di usia yang tidak muda lagi itu.

Kanker prostat adalah kanker yang menyerang alat reproduksi lelaki atau kelenjar prostat, dan umumnya ditandai gangguan buang air kecil. Namun beruntungnya, kanker ini tidak bersifat agresif atau berkembang secara perlahan.

Kanker prostat menempati urutan ke-5 sebagai jenis kanker terbanyak yang diidap lelaki. Jumlah pengidap kanker prostat di Indonesia tahun 2015 sekitar 25.012 kasus.

Terlepas vonis kanker prostat yang diderita Kak Seto, ternyata selain kanker prostat, ada beberapa kanker yang memang lebih sering menyerang laki-laki dibanding perempuan. Berikut daftarnya seperti mengutip Halodoc.

1. Kanker paru
Data International Agency for Research on Cancer (IARC) tahun 2012 menyebut, terdapat 25.322 kasus kanker paru pada lelaki Indonesia. Kanker paru rentan dialami perokok aktif maupun pasif, serta orang yang sering terpapar polusi udara dan pajanan radiasi.

Gejalanya berupa batuk terus-menerus, sesak napas, nyeri dada, kelelahan, sakit kepala, berat badan menurun, suara serak, kehilangan selera makan, sulit menelan, dan perubahan bentuk jari (ujung jari cembung).

2. Kanker usus besar
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal The American Medical Association menemukan bahwa lelaki berisiko lebih besar mengidap kanker usus besar.

Kanker jenis ini diawali dengan pembentukan polip adenoma dan ditandai gejala fisik lain, seperti darah pada feses, perubahan tekstur kepadatan feses, penurunan berat badan, kelelahan, nyeri perut, sembelit, perut kembung, dan penurunan nafsu makan.

3. Kanker lambung
Kanker lambung disebut juga kanker perut. Gejalanya berupa kembung, sering sendawa, sakit perut, nyeri dada, cepat kenyang, mual, muntah, sulit menelan, gangguan pencernaan, dan kelelahan.

Pada kasus yang parah, lelaki pengidap kanker lambung bisa mengalami muntah darah, sakit kuning, anemia, feses berwarna hitam, penurunan berat badan, kehilangan nafsu makan, dan pembengkakan pada perut akibat penumpukan cairan.

4. Kanker hati
Kanker hati termasuk jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian. Kanker jenis ini menyerang organ hati dan bisa menyebar ke organ lain.

Gejalanya berupa gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, cepat kenyang, mual, muntah, penurunan berat badan, penumpukan cairan dalam perut, sakit kuning, urine berwarna gelap, nyeri perut sebelah kanan, tubuh memar, serta pembesaran limpa dan organ hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Pap Smear Sebelum atau Setelah Menikah? Ini Jawaban Dokter Kandungan

Tes Pap Smear Sebelum atau Setelah Menikah? Ini Jawaban Dokter Kandungan

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 20:30 WIB

Kapan Pasien Kanker Anak Bisa Memulai Pengobatan? Ini Saran Dokter

Kapan Pasien Kanker Anak Bisa Memulai Pengobatan? Ini Saran Dokter

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 17:55 WIB

Imunoterapi Bisa Jadi Harapan Bagi Pasien Kanker Prostat Seperti Kak Seto

Imunoterapi Bisa Jadi Harapan Bagi Pasien Kanker Prostat Seperti Kak Seto

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 12:21 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB