Tak Sengaja Menelan Permen Karet, Berbahaya Engga Sih?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 17 Februari 2021 | 11:20 WIB
Tak Sengaja Menelan Permen Karet, Berbahaya Engga Sih?
Tak Sengaja Telan Permen Karet, Berbahaya Engga Sih? (shutterstock)

Suara.com - Saat kecil, orangtua seringkali memperingatkan untuk berhati-hati ketika tengah mengunyah permen karet. Salah satu peringatannya ialah jangan sampai permen karet itu tertelan.


Tapi, apakah sebenernya berbahaya ketika tidak sengaja menelan permen karet? Dilansir dari Times of India berikut ini rangkumannya.

Permen karet lengket dan elastis. Seorang bisa mengunyahnya selama berjam-jam, namun Anda tidak akan menyaksikan perubahan ukurannya. Karena hal ini diyakini akan tetap berada di lapisan perut dan bahkan akan menyebabkan penyumbatan di usus.

Memang tubuh kita tidak dapat mencerna permen karet, tetapi anggapan bahwa permen karet akan bertahan di saluran pencernaan selama tujuh tahun tidak benar sama sekali.

Seorang perempuan sedang meniup permen karet. [shutterstock]
Seorang perempuan sedang meniup permen karet. [shutterstock]

Basis gusi tidak larut, seperti serat yang ada dalam sayuran dan biji-bijian. Tubuh kita tidak menghasilkan enzim pencernaan untuk memecahnya sehingga tetap utuh bahkan di perut kita. Tapi seperti makanan lain yang kita makan, ia bergerak melalui sistem pencernaan dan dikeluarkan dari tubuh melalui tinja.

Mengunyah permen karet dapat menyebabkan penyumbatan usus, tetapi ini terjadi dalam kasus yang sangat jarang terjadi. Jika seseorang menelan permen karet dalam jumlah besar dan bahkan menderita masalah sembelit, hal itu dapat menyebabkan penyumbatan usus.

Hal ini kebanyakan terjadi pada kasus anak-anak dan untuk alasan yang sama mereka tidak dianjurkan untuk sering menelan permen karet.

Sebuah studi tahun 1998 yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics melaporkan bahwa dalam beberapa kasus, anak-anak mengalami "gangguan usus" setelah menelan banyak permen karet. Hal ini dapat menyebabkan nyeri hebat, muntah, dan sembelit. Selain itu, menelan permen karet juga dapat meningkatkan risiko tersedak.

Menurut para ahli, dibutuhkan sekitar 40 jam hingga beberapa hari bagi saluran pencernaan untuk mengeluarkan permen karet dari tubuh. Ini membutuhkan lebih banyak waktu daripada makanan karena bergerak lebih lambat dari makanan lain di saluran pencernaan kita.

Baca Juga: Cara Simpel Menghilangkan Double Chin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI