Sebelum Timbulkan Komplikasi, Gigi Berlubang Perlu Segera Dirawat

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 17 Februari 2021 | 14:00 WIB
Sebelum Timbulkan Komplikasi, Gigi Berlubang Perlu Segera Dirawat
Gambaran gigi berlubang (Freepik)

Suara.com - Gigi berlubang dapat diatasi dengan beberapa cara, salah satunya ditambal. Namun, jika gigi berlubang tidak dirawat dengan baik, maka akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Bahkan, dapat mengakibatkan komplikasi yang sulit diobati.

Umumnya gigi berlubang dimulai dengan adanya rongga pada gigi, yang terjadi ketika bakteri jahat terkena asam dari makanan manis atau asam.

Hal itu menghilangkan mineralisasi enamel gigi, membuat gigi lemah dan rentan membusuk, menurut Insider. Enamel merupakan lapisan keras terluar gigi.

Orang yang memiliki mulut kering atau tidak mendapatkan cukup fluoride lebih berisiko mengalami gigi berlubang.

Apa yang terjadi saat gigi berlubang tidak dirawat?

Gambaran gigi berlubang (Freepik)
Gambaran gigi berlubang (Freepik)

Rongga pada gigi tidak akan hilang dengan sendirinya. Jika Anda membiarkan gigi berlubang tidak dirawat, rongga akan semakin meluas.

Berikut cara gigi berlubang berkembang:

1. Saat lubang terbentuk, enamel gigi mulai melemah akibat penumpukan plak gigi. Pada titik ini, kebanyakan orang tidak merasakan sakit. Kemungkinan Anda hanya bisa tahu ketika melakukan pemeriksaan gigi secara teratur.

2. Jika lubang pada enamel tidak dirawat, lubang akan membusuk lebih jauh dan menyebar ke lapisan tengah gigi (dentin).

3. Kemudian, lubang akan semakin berkembang hingga memasuki lapisan paling dalam dari gigi, yang memengaruhi pulpa dan saraf.

4. Pulpa yang terinfeksi dapat menyebabkan terbentuknya abses. Ini akan terasa nyeri dan menyebabkan sensivitas suhu. Pada tahap ini, dokter biasanya akan mencabut gigi.

"Pembusukan akan tumbuh ke titik merusak struktur gigi dan mencapai saraf gigi. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih luas, infeksi, dan pencabutan gigi," kata John Grbic, DMD, profesor kedokteran gigi di Columbia University Irving Medical Center.

Membiarkan gigi berlubang tidak dirawat juga dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Dalam kasus yang sangat jarang dan ekstrim, infeksi dapat menyebar ke otak dan bahkan bisa berakibat fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri Banget, Ini Bahaya yang Timbul Bisa Anak Alami Gigi Berlubang

Ngeri Banget, Ini Bahaya yang Timbul Bisa Anak Alami Gigi Berlubang

Bekaci | Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:10 WIB

Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Gigi Berlubang di Samping Pada Anak

Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Gigi Berlubang di Samping Pada Anak

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:10 WIB

Tak Hanya Infeksi, Ini Sederet Bahaya Gigi Berlubang

Tak Hanya Infeksi, Ini Sederet Bahaya Gigi Berlubang

Banten | Sabtu, 07 November 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB