Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan dan Brasil, Begini Gejalanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 18 Februari 2021 | 09:15 WIB
Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan dan Brasil, Begini Gejalanya!
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Varian baru virus corona Covid-19 telah sampai ke India. Sebanyak 4 orang dinyatakan positif virus corona Afrika Selatan (varian B.1.351) dan 1 orang positif virus corona Brasil (varian B.1.1.28.1 atau P.1).

Meskipun mutasi dengan virus apapun jarang terjadi. Tapi, jumlah orang yang terinfeksi varian baru virus corona menimbulkan kekhawatiran.

Hasil analisis kasus secara global, menunjukkan bahwa mutasi virus corona lebih menular dan memicu banyak gejala dibandingkan varian aslinya.

Sejauh ini, varian baru virus corona Inggris tetap menjadi jenis virus corona yang mengancam, karena tingkat infeksi dan kematiannya lebih tinggi.

Tapi, varian baru virus corona Afrika Selatan dan Brasil bisa setara dengan virus corona di Inggris yang memicu ketakutan. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Times of india, ketiga varian virus corona itu membawa kode genetik (mutasi) yang sama, yaitu E484K.

Mutasi virus corona E484K ini, diduga bisa lolos dari pertahanan kekebalan tubuh sehingga memicu terjadi infeksi virus corona Covid-19.

Pakar penyakit juga telah mengamati bahwa kedua varian baru virus corona ini, yakni varian Brasil dan Afrika Selatan lebih menular daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Sayangnya, belum ada bukti bahwa kedua jenis varian baru virus corona Covid-19 tersebut bisa menyebabkan penyakit parah hingga kematian.

Tetapi, munculnya varian baru virus corona yang lebih cepat menyebar dan menular ini memicu kekhawatiran bahwa virus bisa resisten terhadap vaksin Covid-19.

Karena, varian baru virus corona dianggap lebih mudah menular. Sehingga vaksin mungkin akan menurun efektivitasnya ketika melawan varian baru virus corona.

Penelitian mengenai prescense varian, tingkat efektivitas vaksin Covid-19 masih terus dilakukan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga mengamati bahwa varian Afrika Selatan mengandung urutan genetik tertentu, yang memungkinkannya untuk menghindari antibodi yang diproduksi di dalam tubuh melalui vaksin.

Hal itulah yang menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 mungkin akan berkurang efektivitasnya ketika melawan varian baru virus corona. Tapi, para ahli menyarankan semua orang agar tidak panik.

Gejala varian baru virus corona Afrika Selatan dan Brasil

Varian baru virus corona Covid-19 memiliki kode genetik yang bisa membuatnya berinteraksi berbeda dalam tubuh dibandingkan varian aslinya.

Meskipun belum ada bukti secara jelas, tapi berikut ini gejala umum yang disebabkan oleh varian baru virus corona.

  1. Nyeri otot dan tubuh
  2. Kelelahan kronis
  3. Batuk
  4. Demam tinggi

Orang yang terinfeksi varian baru virus corona Covid-19 justru jarang mengalami kehilangan indra penciuman dan perasa, seperti yang dialami orang-orang ketika terinfeksi varian aslinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan 38 Varian Baru Virus Corona Covid-19 di Inggris

Peneliti Temukan 38 Varian Baru Virus Corona Covid-19 di Inggris

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:38 WIB

Potensi Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Potensi Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 11:48 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Nodul di Mata Pasien, Ini Bahayanya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Nodul di Mata Pasien, Ini Bahayanya!

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB