Catat, Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu yang Baru Melahirkan

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:00 WIB
Catat, Ini 5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu yang Baru Melahirkan
Ilustrasi ibu dan bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Usai melahirkan, penting bagi sang ibu untuk tetap menjaga pola makan. Konsumsi makanan bergizi dapat meningkatkan proses penyembuhan dan membantu mendapatkan kembali kekuatan serta energi.

Selain itu, menjaga asupan makanan sehat ketika masa memberi ASI menyusui, memberikan nutrisi penting bagi pertumbuhan bayi.

Namun demikian, mungkin ada momen di mana bayi tampak rewel atau sulit tidur setelah Anda makan makanan tertentu. Dilansir dari The Health Site, di bawah ini beberapa makanan yang dapat mengganggu sebagian bayi, maka sebaiknya hindari atau batasi konsumsi makanan tersebut.

1. Bawang Putih

Makanan dengan rasa yang kuat seperti bawang putih dan cabai dapat mengubah rasa Anda ASI . Meskipun sebagian besar bayi tampaknya menikmati berbagai rasa ASI, beberapa mungkin tidak menyukai bau dan rasa bawang putih sehingga menolak untuk menyusu.

2. Kopi

Terlalu banyak kafein dapat membuat bayi mudah tersinggung dan mengganggu tidurnya. Namun, tidak apa-apa jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, yaitu dua atau tiga cangkir kopi (300 miligram kafein). Sebagai catatan, beberapa soda dan teh juga mengandung kafein.

3. Alkohol

Sebaiknya hindari minum alkohol apa pun saat menyusui. Telah terbukti bahwa alkohol dalam ASI dapat menyebabkan kantuk, lemas, dan penambahan berat badan yang tidak biasa pada bayi.

baca juga

4. Ikan dengan Kandungan Merkuri Tinggi

Merkuri dapat menghambat perkembangan otak bayi Anda. Jadi, hindari ikan seperti ikan todak, hiu, king mackerel dan tilefish yang mengandung merkuri dalam jumlah tinggi.

Sebaliknya, pilih ikan dan makanan laut rendah merkuri seperti udang karena bagus untuk ibu menyusui. Ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sulit ditemukan di makanan lain. Ibu menyusui dianjurkan makan 8 hingga 12 ons ikan rendah merkuri setiap minggu.

5. Susu Sapi dan Kedelai

Beberapa bayi memiliki intoleransi makanan terhadap protein susu sapi atau protein kedelai, dua penyebab paling umum dari intoleransi makanan pada masa bayi. Dalam kasus seperti itu, Anda harus menghindari makanan yang mengandung susu, produk susu, whey, atau natrium kaseinat di dalamnya.

Jika bayi Anda menderita intoleransi protein kedelai, jauhi semua produk kedelai, seperti tahu, tempe, tamari, kecap, susu kedelai, miso, dan edamame

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Heboh Mengira Tamara Bleszynski Lahiran di Usia 46 Tahun

Netizen Heboh Mengira Tamara Bleszynski Lahiran di Usia 46 Tahun

Entertainment | Jum'at, 19 Februari 2021 | 08:44 WIB

Generasi Micin Bakal Sedih, 3 Ciki Favorit Ini Stop Produksi

Generasi Micin Bakal Sedih, 3 Ciki Favorit Ini Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2021 | 08:32 WIB

Penting, Kata Dokter Soal Pola Makan untuk Cegah Penyakit Kanker

Penting, Kata Dokter Soal Pola Makan untuk Cegah Penyakit Kanker

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 07:39 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB