Jaga Kesehatan, Hindari Konsumsi Karbohidrat pada 4 Situasi Berikut

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Selasa, 23 Februari 2021 | 06:20 WIB
Jaga Kesehatan, Hindari Konsumsi Karbohidrat pada 4 Situasi Berikut
Ilustrasi makan nasi. (Shutterstock)

Suara.com - Waktu terburuk untuk makan karbohidrat akan bervariasi dari orang ke orang, jadi Anda harus mengevaluasi tubuh dan gaya hidup Anda. Jika Anda tidak berolahraga dan juga memiliki pekerjaan yang tidak banyak bergerak, jangan makan makanan tinggi karbohidrat untuk sarapan, makan siang, dan makan malam.

"Jika Anda sangat aktif secara konsisten sepanjang hari, maka kapanpun boleh mengonsumsi karbohidrat tapi jangan terlalu banyak kalori," kata ahli gizi bersertifikat Reda Elmardi, CEO StrongChap.com.

Melansir dari Eat This, ada beberapa waktu dan kondisi tertentu yang sebenarnya buruk untuk makan karbohidrat, antara lain:

1. Waktu Bersantai di Malam Hari

Tubuh membutuhkan karbohidrat untuk kerja, sekolah, dan olahraga. "Ketika kita bisa belajar untuk melihat karbohidrat sebagai sumber energi utama kita, akan lebih mudah untuk memahami waktu yang paling tepat memakannya atau menghindarinya," kata Funderburk.

Waktu terburuk untuk makan karbohidrat adalah saat Anda tidak lagi membutuhkan energi seperti saat malam saat Anda duduk di sofa dan menonton TV.

2. Tiga jam sebelum tidur

Biasakan membatasi karbohidrat dua hingga tiga jam sebelum tidur, Hal ini disarankan oleh Morgyn Clair, RD, ahli gizi ahli diet terdaftar di SprintKitchen.com.

"Jaga agar camilan malam hari tidak mengandung 15 gram karbohidrat atau kurang," kata Morgyn Clair, RD, ahli gizi ahli diet .

baca juga

"Karena peran utama karbohidrat dalam tubuh adalah energi, tubuh tidak akan menggunakan energi selama istirahat. Jika tidak dipakai, karbohidrat umumnya disimpan sebagai lemak," kata Clair.

3. Saat Anda menderita diabetes atau mencoba menurunkan berat badan

Saat menderita diabetes atau menurunkan berat badan, Anda perlu menghindari karbohidrat olahan dan tambahan gula.

"Jika Anda prediabetik atau diabetes, Anda mungkin harus lebih berhati-hati dengan konsumsi karbohidrat Anda," kata Ax.

Ilustrasi makan mi di restoran. (Unsplash/Debbie Tea)
Ilustrasi makan mi di restoran. (Unsplash/Debbie Tea)

4. Saat Tidak Aktif secara Fisik

Saat tidak aktif secara fisik, tubuh Anda sedang dalam keadaan kebugaran fisik yang rendah atau Anda memiliki kadar lemak tubuh yang tinggi. Kondisi ini bukan saat yang tepat untuk mengonsumsi karbohidrat.

"Tubuh dapat menangani karbohidrat dengan lebih baik selama dan setelah aktivitas fisik, serta saat tingkat kebugaran tinggi dan kadar lemak tubuh lebih rendah, yaitu 15 persn atau kurang untuk pria dan 20 persen atau kurang untuk wanita," kata Ryan Andrews, RD, CSCS, ahli gizi utama untuk Nutrisi Presisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Pangkas Asupan Karbohidrat Bisa Timbulkan 4 Kondisi Kesehatan Ini

Awas, Pangkas Asupan Karbohidrat Bisa Timbulkan 4 Kondisi Kesehatan Ini

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 13:09 WIB

Sering Lapar di Tengah Malam? 2 Kelompok Makanan Ini Sebaiknya Dikonsumsi

Sering Lapar di Tengah Malam? 2 Kelompok Makanan Ini Sebaiknya Dikonsumsi

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 20:48 WIB

Berkat Niat & Perubahan Gaya Hidup, Pria Ini 'Sembuh' dari Diabetes Tipe 2

Berkat Niat & Perubahan Gaya Hidup, Pria Ini 'Sembuh' dari Diabetes Tipe 2

Health | Minggu, 07 Februari 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×