Berkat Niat & Perubahan Gaya Hidup, Pria Ini 'Sembuh' dari Diabetes Tipe 2

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 07 Februari 2021 | 13:05 WIB
Berkat Niat & Perubahan Gaya Hidup, Pria Ini 'Sembuh' dari Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Suara.com - David Williams, penderita obesitas sekaligus diabetes tipe dua akhirnya berhasil menyembuhkan kondisinya itu sejak memperbaiki gaya hidupnya secara total.

Kisah keberhasilan Williams ini diceritakan dalam laman komunitas Diabetes Inggris pada Jumat (5/2/2021) kemarin.

Williams merupakan penderita diabetes tipe dua selama 23 tahun. Tahun lalu ia diberi penghargaan oleh dokternya karena berhasil mengikuti Low Carb Program (Program Rendah Karbohidrat).

"Program Rendah Karbohidrat, bagi saya, hampir menyelamatkan nyawa dan tentunya meningkatkan kehidupan. Ini telah memberikan perubahan paradigma yang besar dalam gaya hidup dan sikap saya yang akan berlanjut selama sisa hidup saya," tutur Williams.

Sebelum bergabung dengan Program ini, kesehatan pria berusia 65 tahun itu menurun. Dia telah menjalani operasi bypass jantung koroner pada 2007 dan harus dipasang alat pacu jantung.

Ilustrasi karbohidrat olahan. (Elements Envato)
Ilustrasi karbohidrat olahan. (Elements Envato)

Selain itu, Williams menderita obesitas akibat sejak kecil ia suka makan dan saat remaja ia mulai merokok serta tidak berolahraga.

“Saya juga mulai membiasakan diri pada usia dua puluhan minum alkohol berlebihan, membeli makanan untuk dibawa pulang, memakannya sambil menonton TV sebelum tidur," sambungnya.

Karena kondisinya ini membuat wanita tidak mau berpacaran dengannya, Williams mulai berhenti makan daging merah secara bertahap selama bertahun-tahun.

Ia juga berhenti makanan manis serta minum alkohol. Olahraga yang dilakukannya adalah berenang.

Williams juga pernah mengikuti program pengelolaan berat badan, tetapi cara ini tidak berhasil. Hingga akhirnya ia mendaftar di Low Carb Program, pria ini mulai melihat peningkatan yang signifikan.

Setelah menjalani program ini selama 12 minggu, Williams secara klinis didiagnoaia dalam remisi diabetes tipe 2.

“Saya makan banyak variasi makanan, termasuk sayuran berdaun, ayam, keju, beri dan krim dan ikan. Saya telah belajar untuk mengurangi karbohidrat ke tingkat yang rendah," paparnya.

Pengalamannya ini membuat Williams ingin menginspirasi penderita diabetes untuk melakukan perubahan hidup. Ia juga menekankan perlunya mengurangi karbohidrat dalam setiap makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Waktu Olahraga Terbaik untuk Pria Berisiko Tinggi Diabetes Tipe 2

Ini Waktu Olahraga Terbaik untuk Pria Berisiko Tinggi Diabetes Tipe 2

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 12:31 WIB

Studi: Meski Olahraga, Orang Obesitas Tetap Rawan Terkena Masalah Jantung

Studi: Meski Olahraga, Orang Obesitas Tetap Rawan Terkena Masalah Jantung

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 18:52 WIB

Konsumsi Karbohidrat Olahan Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Konsumsi Karbohidrat Olahan Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB