Temuan Baru, Virus Corona pada Ibu Hamil Tak Tingkatkan Risiko Keguguran!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 13:10 WIB
Temuan Baru, Virus Corona pada Ibu Hamil Tak Tingkatkan Risiko Keguguran!
Ibu hamil (Unsplash)

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan virus corona Covid-19 pada ibu hamil tidak meningkatkan risiko keguguran maupun bayi lahir mati.

Tapi, penelitian terhadap lebih dari 4.000 ibu hamil yang tertular virus corona Covid-19 menunjukkan bahwa mereka lebih mungkin mengalami kelahiran prematur.

Penelitian yang dipimpin oleh para ilmuwan dari Imperial College London dan jurnal Ultrasound in Obstetrics and Gynecology, yang menggunakan data ibu hamil dari Inggris dan Amerika Serikat tahun 2020 lalu.

Para ahli menemukan tidak ada bayi yang meninggal karena virus corona Covid-19 selama penelitian. Mereka juga tidak menemukan peningkatan risiko berat badan bayi lahir rendah.

Tapi, risiko kelahiran prematur akibat virus corona Covid-19 meningkat antara 57 hingga 60 persen. Sekitar 1 dari 50 bayi baru lahir yang ibunya positif virus corona Covid-19 berisiko lahir prematur.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Profesor Christoph Lees, penulis senior studi dari Departemen Metabolisme, Pencernaan dan Reproduksi Imperial, mengatakan temuan virus corona Covid-19 tidak meningkatkan risiko bayi lahir mati ini sangat menyakinkan.

"Tapi, virus corona Covid-19 ini telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi bayi lahir prematur yang tidak bisa dijelaskan penyebabnya," jelas Cristoph Lees dikutip dari The Sun.

Berdasarkan data 1.606 ibu hamil di Inggris yang telah terkonfirmasi positif virus corona Covid-19, sebanyak 12 persen melahirkan prematur. Angka rata-rata nasional adalah sekitar 7,5 persen.

Dr Ed Mullins dari Imperial juga mengatakan studi ini mendukung prioritas vaksinasi untuk wanita yang sedang hamil atau berencana hamil. Tindakan ini bisa melindungi ibu hamil dari infeksi dan mengurangi kelahiran prematur.

Sebelumnya, lebih dari 60 ribu kasus bayi lahir prematur sebelum 37 minggu terjadi di Inggris setiap tahunnya. Mereka lebih berisiko meninggal dunia dan lebih mungkin membutuhkan perawatan intensif setelah lahir.

"Tapi, temuan penelitian ini membuktikan bahwa tidak ada peningkatan risiko bayi lahir mati dan kematian neonatal dini pada wanita yang tertular virus corona saat hamil," kata Profesor Fiona Watt, Ketua Eksekutif Dewan Riset Medis.

Penelitian ini sangat menarik, tetapi lebih banyak penelitian untuk menentukan cara kerja virus corona Covid-19 ketika menyerang ibu hamil dan memicu kelahiran prematur.

Karena, sebanyak 12 dari 4.004 wanita hamil meninggal dalam penelitian tersebut. Namun, para ahli mengklaim tingkat kematian ibu hamil dengan virus corona ini sama dengan kalangan masyarakat umum. Jadi, tidak ada bukti bahwa kehamilan meningkatkan risiko kematian ketika terinfeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Coronaphobia, Khawatir Berlebih akibat Pandemi Virus Corona

Kenali Coronaphobia, Khawatir Berlebih akibat Pandemi Virus Corona

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 12:17 WIB

Sutarmidji Diprotes Ibu Hamil Gegara Pita Penggaduh di Jalan Ahmad Yani

Sutarmidji Diprotes Ibu Hamil Gegara Pita Penggaduh di Jalan Ahmad Yani

Kalbar | Rabu, 24 Februari 2021 | 08:01 WIB

Berencana Hamil Lagi Pasca Keguguran? Ini yang Mesti Diperhatikan

Berencana Hamil Lagi Pasca Keguguran? Ini yang Mesti Diperhatikan

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 03:10 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB