Peneliti Kini Mengkhawatirkan Varian Virus Corona dari California, Mengapa?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 24 Februari 2021 | 11:21 WIB
Peneliti Kini Mengkhawatirkan Varian Virus Corona dari California, Mengapa?
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Pada ilmuwan di California, AS, semakin kahwatir dengan varian baru virus corona yang berkembang di negara tersebut. Berdasarkan penelitian baru, varian ini lebih dapat ditularkan dan mungkin lebih resisten terhadap vaksin.

Varian tersebut, yang dikenal sebagai B.1.427/B.1.429, pertama kali muncul di California musim semi (April), setelahnya tidak teridentifikasi lagi sampai musim dingin ini, ketika kasus virus corona kembali naik.

Dalam studi baru ini yang belum dipublikasikan dalam jurnal peer-review, para peneliti menganalisis 2.172 sampel virus dari California antara September 2020 dan Januari 2021.

Peneliti menemukan, meskipun varian tidak lagi muncul saat September, pada Januari varian ini sudah menjadi kasus utama di negara bagian tersebut dengan kasus berlipat ganda setiap 18 hari.

Terlebih studi laboratorium menemukan varian itu 40% lebih baik dalam menginfeksi sel manusia dibandingkan dengan jenis sebelumnya, dilansir Live Science.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Selain itu, orang yang terinfeksi varian California memiliki viral load dua kali lebih banyak di bagian hidung dan tenggorokan dibanding orang yang terinfeksi varian virus corona lain. Artinya, mereka lebih mudah menulari orang lain.

Temuan ini membuat ilmuwan beranggapan varian B.1.427/B.1.429 termasuk dalam golongan yang perlu diperhatikan, serupa dengan virus corona yang muncul di Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil.

"Saya berharap ini berbeda. Tapi sains adalah sains," jelas penulis studi Charles Chiu, ahli virus di University of California, San Francisco.

Namun, kemungkinan varian California ini tidak akan sekuat strain dari Afrika Selatan dalam hal lolos dari antibodi vaksin Covid-19. Sebab, tingkat antibodi yang diproduksi sebagai repon varian ini hanya dua kali lipat lebih rendah.

baca juga

Ada juga bukti awal bahwa varian California mungkin lebih mematikan daripada jenis lainnya. Ketika Chiu dan rekannya menganalisis sekitar 300 kasus B.1.427 / B.1.429 di San Francisco, mereka menemukan orang yang terinfeksi varian ini lebih mungkin meninggal daripada yang terinfeksi jenis virus corona lainnya.

Tetapi karena ukuran sampel yang kecil hanya 12 orang meninggal secara keseluruhan), hasilnya mungkin tidak memiliki arti secara statistik.

Namun, beberapa peneliti lain yang tidak ikut dalam studi yakin bahwa varian California ini rampaknya tidak menimbulkan ancaman sebanyak varian baru virus corona yang muncul.

Studi dalam beberapa minggu mendatang akan memberikan pemahaman lebih baik tentang seberapa besar masalah yang ditimbulkan B.1.427 / B.1.429 dan apakah akan mengalahkan varian yang lainnya, seperti dari Inggris atau Afrika Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi California: Durasi Dalam Mobil Pengaruhi Risiko Terpapar Karsinogen

Studi California: Durasi Dalam Mobil Pengaruhi Risiko Terpapar Karsinogen

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 10:54 WIB

Potensi Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Potensi Bahaya, Ahli Temukan Kombinasi Virus Corona Inggris dan California

Health | Rabu, 17 Februari 2021 | 11:48 WIB

Makin Merajalela, Varian Baru Virus Corona California Menyebar ke 6 Negara!

Makin Merajalela, Varian Baru Virus Corona California Menyebar ke 6 Negara!

Health | Jum'at, 12 Februari 2021 | 13:03 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×