Seperti Nama Zodiak, Ini Awal Mula Sel Kanker Disebut Cancer

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 24 Februari 2021 | 19:07 WIB
Seperti Nama Zodiak, Ini Awal Mula Sel Kanker Disebut Cancer
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Pernah nggak sih terpikir kenapa sel kanker disebut cancer, serupa dengan nama salah satu zodiak? Ternyata ada asal usulnya, lho. Menurut Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FACP, spesialis penyakit dalam onkologi, penyebutan cancer ini karena kanker pertama kali ditemukan pada zaman Yunani, dan disebut bentuk selnya seperti capit kepiting. Sedangkan dalam bahasa Yunani cancer berarti kepiting.

"Karena zaman Yunani dulu dianggap kelihatan seperti capit kepiting disebut kanker atau cancer, dari situlah istilahnya," terang Prof. Aru dalam diskusi Between Woman & Cancer RS Eka Hospital, beberapa waktu lalu.

Sementara itu penyebab sel kanker 10 persen adalah karena faktor genetik atau bawaan sejak lahir, sedangkan 90 persen sisanya dipengaruhi gaya hidup keseharian orang tersebut.

Prof. Aru kemudian menjelaskan, setiap saat di dalam tubuh manusia, sel selalu membelah diri untuk menggantikan sel yang mati, atau karena seiring dengan pertumbuhan manusia tersebut, baik bertambah tinggi atau bertambah berat badan.

Dalam proses pembelahan sel inilah, entah akibat faktor genetik atau gaya hidup, ada sel tumbuh tidak normal atau sel abnormal. Sel abnormal ini, jika gagal diperbaiki (direparasi) oleh sistem kekebalan tubuh dan tidak bisa dimatikan, mereka akan terus bertumbuh dan mempengaruhi sel sehat lainnya.

"Kalau tubuh kita gagal mereparasi, misalnya dengan gaya hidup kita yang jelek, maka sel yang seharusnya dimatikan, yang abnormal itu dia hidup," jelas Prof. Aru.

Alhasil, sekumpulan sel abnormal yang tumbuh tidak normal ini disebut dengan tumor seperti benjolan. Sedangkan ada dua kategori tumor, yakni tumor jinak dan tumor ganas.

Tumor jinak adalah sekumpulan sel abnormal tapi saling mengikat satu sama lain, dan tidak akan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Sedangkan pada tumor ganas adalah sekumpulan sel abnormal yang tidak saling mengikat satu sama lain, dan akan bisa menyebar ke bagian tubuh atau organ lainnya.

baca juga

"Kalau sel itu tumbuh sembarangan dan dia bisa berlari ke sana ke mari, dan berpindah ke tempat lain, atau bermetastatis, itu namanya sel ganas. Tumor ganas itu disebut kanker," pungkas Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Ketahuan di Stadium Akhir, Pertumbuhan Sel Kanker Tak Terasa Sakit?

Sering Ketahuan di Stadium Akhir, Pertumbuhan Sel Kanker Tak Terasa Sakit?

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 16:10 WIB

Hal yang Dilakukan Saat Pasien Kanker Terinfeksi Covid-19: Setop Kemoterapi

Hal yang Dilakukan Saat Pasien Kanker Terinfeksi Covid-19: Setop Kemoterapi

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 13:07 WIB

Hari Kanker Sedunia, Wajib Tahu Perbedaan Antara Kanker dan Tumor

Hari Kanker Sedunia, Wajib Tahu Perbedaan Antara Kanker dan Tumor

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Rupiah Kian Letoi, BI Bilang MSCI dan Konflik Timteng Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Demo Hari Sumpah Pemuda, Massa Kepatihan Tuntut UMK Rp4,6 Juta dan Turunkan Prabowo

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Pulang pada Diri Sendiri: Saat 'Rumah' Hanya Jadi Tempat Singgah

Pulang pada Diri Sendiri: Saat 'Rumah' Hanya Jadi Tempat Singgah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Digeser Shin Tae-yong Jadi Gelandang, Rizky Ridho Sampai Belajar dari Pemain Eropa

Digeser Shin Tae-yong Jadi Gelandang, Rizky Ridho Sampai Belajar dari Pemain Eropa

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

Tekan Angka Kemiskinan! Gubernur Sulsel akan Bangun 6 Sekolah Rakyat Baru

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Heboh Pembalut Kena PPN, Kenapa Produk Sanitasi Perempuan Dikenai Pajak?

Heboh Pembalut Kena PPN, Kenapa Produk Sanitasi Perempuan Dikenai Pajak?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Melirik Armada Bersih Tokyo, Jakarta Kaji Operasional Bus Hidrogen dan Akses Perairan

Melirik Armada Bersih Tokyo, Jakarta Kaji Operasional Bus Hidrogen dan Akses Perairan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Menyusuri Makna Kehidupan dalam Buku Kantor Pos dan Siklus Musim Semi

Menyusuri Makna Kehidupan dalam Buku Kantor Pos dan Siklus Musim Semi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:30 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Bea Cukai, Kantor PT Djarum Ikut Digeledah

KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Bea Cukai, Kantor PT Djarum Ikut Digeledah

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Palagan Senyap Menjaga Rimba: Sepak Terjang Satgas PKH Bentukan Prabowo

Palagan Senyap Menjaga Rimba: Sepak Terjang Satgas PKH Bentukan Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:25 WIB

×