Apakah Mudah Terangsang Termasuk Hal yang Normal dan Apa Penyebabnya?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 20:00 WIB
Apakah Mudah Terangsang Termasuk Hal yang Normal dan Apa Penyebabnya?
Ilustrasi berhubungan intim (Shutterstock)

Suara.com - Tingkat gairah seksual dan libido sangat bervariasi pada setiap orang. Namun, ada beberapa orang yang mudah atau selalu terangsang. Apakah ini normal?

Para ahli mengaku sulit untuk menetapkan tingkat 'normal' dalam hal gairah dan frekuensi aktvitas seksual.

Namun, mereka menjelaskan bahwa dorongan seks yang normal dan sehat adalah yang membuat Anda nyaman, entah menginginkan berhubungan seks sebulan sekali atau dua kali sehari.

"Perbedaan utama antara seksualitas normal atau sehat dan seksualitas mengkhawatirkan adalah tekanan dalam seksualitas Anda, perasaan tidak terkendali, dan atau adanya konsekuensi buruk terhadap perilaku seksual Anda," jelas Sarah Melancon, PhD, sosiolog, seksolog klinis, dan pakar seksualitas dan hubungan di SexToyCollective.com.

Jika Anda yakin dorongan seksual yang dirasakan masih dalam titik kenyamanan pribadi, kemungkinan berikut penyebabnya, dilansir dari Health:

Ilustrasi pasangan harmonis bercinta. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan bercinta. (Shutterstock)

1. Hanya terangsang dengan pasangan

Umumnya, ini terjadi pada awal tahap hubungan, sekitar tiga bulan pertama hingga dua tahun. Ini cenderung ditandai dengan gairah dan kegembiraan yang seringkali dianggap sebagai gairah dan aktivitas seksual yang tinggi.

"Ini sering disebut tahap 'limerence' dalam suatu hubungan dan melibatkan sejumlah hormon dan neurotransmiter yang menciptakan perasaan emosional serta hasrat seksual yang sangat kuat," jelasnya.

2. 'Kecanduan' seks

Kecanduan seks sama seperti ketagihan dalam bermain video game, penggunaan ponsel, atau menonton film porno. Pada dasarnya, perilaku ini tidak membuat ketagihan secara fisiologis seperti halnya narkoba atau alkohol.

"Kecanduan seks memengaruhi remaja dan orang dewasa. Beberapa orang berpendapat bahwa masturbasi atau berhubungan seks secara berulang membantu mereka mencapai kesenangan yang setara dengan menggunakan narkoba," jelas Leela R. Magavi, MD, psikiater dan direktur medis regional untuk Community Psychiatry di California.

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi berhubungan intim (shutterstock)

3. Mengalami gangguan hiperseksualitas

Magavi mengatakan kecanduan seks dan hiperseksualitas dapat memengaruhi fungsionalitas individu dan menyebabkan masalah hubungan.

Melancon juga mengatakan ada sejumlah alasan mengapa dorongan seks dapat meningkat dan patut untuk diperhatikan.

"Seks dapat digunakan sebagai mekanisme koping, seperti cara orang minum (alkohol) atau menggunakan obat-obatan untuk menghindari emosi dan masalah mereka," kata Melancon.

Dalam beberapa kasus, trauma (seksual atau nonseksual) dapat menyebabkan perilaku hiperseksual. Beberapa gangguan kesehatan mental, seperti gangguan obsesif kompulsif (OCD) juga dikaitkan dengan perubahan dorongan dan minat seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Wanita Tingkatkan Gairah Seks, Lakukan 5 Pengobatan Alami Ini!

Bantu Wanita Tingkatkan Gairah Seks, Lakukan 5 Pengobatan Alami Ini!

Health | Sabtu, 20 Februari 2021 | 20:00 WIB

Gairah Seks Menurun, Ini 5 Tips Untuk Lecut Libido

Gairah Seks Menurun, Ini 5 Tips Untuk Lecut Libido

Lifestyle | Selasa, 02 Februari 2021 | 20:56 WIB

Mitos Tentang Libido: Pria Tidak Selalu Punya Gairah Seks Tinggi

Mitos Tentang Libido: Pria Tidak Selalu Punya Gairah Seks Tinggi

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 21:00 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB