Bisa Mengancam Manusia! Ini Daftar Patogen yang Menurut WHO Perlu Diteliti

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:15 WIB
Bisa Mengancam Manusia! Ini Daftar Patogen yang Menurut WHO Perlu Diteliti
Ilustrasi wabah penyakit (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membuat daftar patogen, atau organisme yang dapat menyebabkan penyakit.

Menurut WHO, apabila tidak ada penelitian yang tepat, patogen tersebut dapat menjadi ancaman besar bagi orang-orang di seluruh dunia.

"Di seluruh dunia, jumlah patogen potensial sangat besar, sementara sumber daya untuk penelitian dan pengembangan penyakit terbatas," kata WHO, dilansir Mirror.

Covid-19 saat ini berada dalam urutan teratas, diikuti oleh Ebola, Zika, dan Penyakit X.

Lebih lengkapnya, berikut daftar patogen mematikan yang dapat menjadi acaman jika dunia tidak mengambil tindakan pencegahan:

Ilustrasi virus nipah. (Shutterstock)
Ilustrasi virus nipah. (Shutterstock)

1. Virus Nipah

Ilmuwan mengkhawatirkan penyakit Nipah yang dapat menyebabkan pembengkakan di otak dan tingkat kematian beriksar 40% hingga 75%. Virus ini berpotensi menjadi 'besar' di waktu berikutnya.

WHO mengatakan tingkat kematian tersebut lebih tinggi daripada kasus virus corona.

2. Ebola

baca juga

Virus Ebola termasuk yang mematikan dan dapat menyebabkan pendarahan. Penyakit ini memiliki tingkat kematian rata-rata 50%.

Wabah baru ditemukan di Guenia pekan lalu, menyebabkan tiga orang meninggal dan empat lainnya sakit.

3. Zika

Virus yang umumnya ditularkan melalui gigitan nyamuk ini memicu kekhawatiran epidemi pada 2019 lalu. Belum ada vaksin yang tersedia untuk pencegahan atau pengobatan infeksi virus Zika.

Ada kekhawatiran khusus pada ibu hamil karena penyakit ini dapat ditularkan dari ibu ke janinnya, serta melalui hubungan seksual atau transfusi darah.

Ilustrasi virus Sars. [Shutterstock]
Ilustrasi virus Sars. [Shutterstock]

4. MERS dan SARS

Sebelum Covid-19 muncul, virus corona telah menyebabkan sindrom pernapasan akut parah (SARS) dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV).

Baik MERS maupun SARS merupakan penyakit pernapasan yang dapat menyebabkan gagal napas hingga pasien membutuhkan ventilator dan perawatan di ICU.

5. Penyakit X

Penyakit X adalah nama placeholder yang diadopsi oleh WHO tiga tahun lalu, mewakili patogen hipotesis yang belum diketahui tetapi memiliki potensi menjadi epidemi di masa depan.

Virus baru ini dapat disebabkan oleh infeksi zoonosis, atau infeksi yang berpindah dari hewan ke manusia.

Selain kelima daftar ini, sebenarnya masih ada patogen lain yang mengancam kesejahteraan manusia di masa depan. Seperti demam Rift Valley, demam Lassa, serta demam berdarah Krimea-Kongo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati, Ini 4 Penyakit Jika Kamu Terlalu Banyak Makan Mie Instan

Hati-Hati, Ini 4 Penyakit Jika Kamu Terlalu Banyak Makan Mie Instan

Video | Kamis, 25 Februari 2021 | 07:00 WIB

Studi: Anak Kena Paparan Polusi Udara Tingkatkan Penyakit di Masa Dewasa

Studi: Anak Kena Paparan Polusi Udara Tingkatkan Penyakit di Masa Dewasa

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:18 WIB

Waspada, Studi Sebut Masalah Gusi Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Waspada, Studi Sebut Masalah Gusi Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Mitchell Baker Hat-trick! John Herdman Terkesan dengan Debut Bintang Baru Timnas

Video | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:23 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Perbandingan Kulkas Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Unggul?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:20 WIB

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Sepatu Heiden Heritage Buatan Mana? Ini 4 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula dan Pelari Pro

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:16 WIB

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI

Bri | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:15 WIB

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:10 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:03 WIB

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:00 WIB

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:57 WIB

×