Selalu dalam Mode Aktif, Ini Alasan Virus Covid-19 Lebih Menular dari SARS!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:08 WIB
Selalu dalam Mode Aktif, Ini Alasan Virus Covid-19 Lebih Menular dari SARS!
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Covid-19 telah menewaskan jutaan orang lebih banyak daripada infeksi pendahulunya, SARS, meski kedua penyakit pernapasan ini disebabkan oleh virus corona yang sama.

Sebuah studi baru pun menjawab mengapa SARS-CoV-2 (virus corona penyebab Covid-19) lebih mudah menular dari SARS-C0V-1 (virus penyebab SARS).

Para peneliti studi berfokus pada protein lonjakan, struktur yang memungkinkan virus corona untuk mengikat dan memasuki sel manusia. Sebelum virus berikatan, mereka mengubah protein lonjakannya dari mode 'tidak aktif' menjadi 'aktif'.

Simulasi molekuler dari dua virus corona ini menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 lebih mudah tetap dalam keadaan aktif dan mempertahankan posisi tersebut.

Sebaliknya, virus corona SARS dengan cepat berganti-ganti antara dua kondisi tersebut, membuatnya memiliki sedikit waktu dalam mengikat sel manusia.

Penampakan protein lonjakan pada SARS-CoV-1 dan SARS-CoV-2 (https://www.eurekalert.org/)
Penampakan protein lonjakan pada SARS-CoV-1 dan SARS-CoV-2  (eurekalert.org/Mahmoud Moradi)

"Kami menemukan SARS-CoV-1 dan SARS-CoV-2 memiliki cara yang samgat berbeda dalam mengubah bentuknya, dan pada skala waktu yang berbeda," ujar penulis senior studi Mahmoud Moradi, asisten profesor kimia fisik dan biokimia di Universitas dari Arkansas.

Moradi melanjutkan, dilansir dari Live Science, SARS-CoV-1 bergerak lebih cepat, aktif dan tidak aktif, yang tidak memberinya banyak waktu untuk menempel pada sel manusia karena tidak stabil.

"SARS-CoV-2, di sisi lain, stabil dan selalu siap menginfeksi," sambungnya.

Dari hasil ini, Moradi dan timnya berhipotesis bahwa kecenderungan ini mendasari mengapa Covid-19 lebih cepat menular daripada SARS.

baca juga

Penemuan ini juga menunjukkan bahwa lokasi di ujung protein lonjakan, yakni domain terminal-N (NTD), membantu menstabilkan protein lonjakan. Namun, domain N-terminal tidak banyak diperhatikan karena tidak mengikat langsung ke sel manusia.

"Tetapi NTD tampaknya terlibat dalam transisi protein lonjakan dari keadaan tidak aktif ke aktif, dan mutasi di daerah tersebut dapat memengaruhi penularan," tulis peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Kembangkan Tes PCR yang Bisa Deteksi Mutasi Varian Virus Corona

Peneliti Kembangkan Tes PCR yang Bisa Deteksi Mutasi Varian Virus Corona

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:12 WIB

Studi: Varian Baru Virus Corona dari Inggris Bikin Lebih Sering Dirawat

Studi: Varian Baru Virus Corona dari Inggris Bikin Lebih Sering Dirawat

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 16:30 WIB

Studi Terbaru: Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Kain Hingga 72 Jam

Studi Terbaru: Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan di Kain Hingga 72 Jam

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×