Terungkap, Ini Sebab Orang Dengan Demensia Lebih Rentan Tertular Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 27 Februari 2021 | 05:55 WIB
Terungkap, Ini Sebab Orang Dengan Demensia Lebih Rentan Tertular Covid-19
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Orang dengan usia lanjut diketahui menjadi salah satu kelompok yang rentan terkena Covid-19. Tidak terkecuali orang dengan demensia atau pikun.

Orang demensia menjadi sangat rentan karena mereka kerap lupa mencuci tangan atau memakai masker. Oleh sebab itu, Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia, Michael Dirk Maitimoe, menyarankan keluarga dan pengasuh untuk sering memberikan contoh kepada ODD, sehingga mereka terbiasa dalam melakukan protokol kesehatan.

“Ketika kita ingin mengajarkan pada ODD, kita yang harus mencontohkan pada mereka. Terkadang ada ODD yang tidak mau, tapi kita harus mengingatkan, misal dengan ajak cuci tangan bareng,” ucapnya pada Katadata Virtual Series Live Instagram ‘Orang dengan Dementia Rentan Terpapar Covid-19’ pada Jumat (26/2).

Meski demikian, penting juga untuk mengajak orang dengan demensia beraktivitas, dengan menjaga protokol kesehatan. Tujuannya agar tidak merasa bosan, stres, dan sendiri sebab di masa pandemi ini lansia perlu menjalani karantina yang ketat mengingat imun mereka yang lemah.

Ilustrasi virus corona.

Michael mengatakan, aktivitas yang perlu dijalani seperti rajin olahraga, menyalurkan hobi, hingga melakukan kegiatan yang sedang digemari. Dari sisi psikologis, depresi dan kesendirian membuat otak jadi tidak aktif. Maka aktivitas dan olahraga sangat diperlukan ODD untuk melatih otak dan menjadi lebih sehat.

“ODD ini menyerang ke memori daya ingat, maka kita selalu berupaya mereka punya aktivitas rutin supaya fungsi lainnya tetap terjaga dan berfungsi, seperti meraba, mengecap. Otak yang sehat itu kan perlu dilatih,” jelas Michael.

Mengkonsumsi makanan sehat dan gizi seimbang pun diperlukan oleh ODD untuk menjaga imunitas tubuh. Supaya mempunyai keterlibatan, tidak ada salahnya keluarga atau pengasuh mengajak mereka masak bersama. Tanyakan menu makanan yang mau dimasak, sehingga mereka terlibat dalam mengambil keputusan dan menjaga kemampuan menilai.

Ada satu hal lagi yang dibutuhkan ODD saat menjalani karantina, kata Michael, yaitu mereka membutuhkan komunikasi. Hal ini tentu saja berkurang selama pandemi, waktu berkumpul dengan kerabat atau keluarga menjadi berjarak dan terbatas.

Bila ODD lama tidak berkomunikasi dengan orang terdekatnya, tidak menutup kemungkinan akan mengalami kesepian.

“Kami anjurkan ke keluarga, luangkan waktu untuk komunikasi lewat telepon atau video call. Ini untuk menghindari loneliness pada ODD yang bisa berujung depresi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Puluhan Wartawan Terkapar Usai Vaksinasi Covid-19?

CEK FAKTA: Puluhan Wartawan Terkapar Usai Vaksinasi Covid-19?

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 21:08 WIB

Makan Buah Jeruk Tiap Hari Turunkan Risiko Demensia, Ini Sebabnya!

Makan Buah Jeruk Tiap Hari Turunkan Risiko Demensia, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:07 WIB

Studi: Depresi dan Kecemasan Percepat Demensia 2 hingga 3 Tahun Lebih Awal

Studi: Depresi dan Kecemasan Percepat Demensia 2 hingga 3 Tahun Lebih Awal

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB