Array

Perluas Cakupan Vaksinasi, 5.000 Pelaku Pariwisata Bali Divaksinasi

Senin, 01 Maret 2021 | 20:41 WIB
Perluas Cakupan Vaksinasi, 5.000 Pelaku Pariwisata Bali Divaksinasi
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pekerja sektor pariwisata yang berada di atas kendaraan saat vaksinasi COVID-19 dengan sistem 'drive thru', di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (28/2/2021). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Suara.com - Sebagai kelompok yang rentan menyebarkan Covid-19, kini sebanyak 5.000 pelaku pariwisata, transportasi online, maupun angkutan umum di Bali akan mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Penyuntikan vaksin ini diprediksi akan berlangsung selama satu minggu ke depan. Vaksinasi ini digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) di bawah pengawasan Pemprov Bali.

Vaksinasi dilaksanakan melalui dua cara, yakni walk in dan drive-thru. Kedua cara ini diyakini lebih aman, karena peserta vaksin tidak perlu keluar atau turun dari kendaraan.

Termasuk saat proses registrasi vaksin, peserta juga hanya perlu menyerahkan KTP. Selanjutnya kendaraan akan diarahkan menuju zona skrining kesehatan. Pada tahap ini, dilakukan pemeriksaan cek suhu, tekanan darah serta diberikan beberapa tambahan pertanyaan.

Jika dinilai layak, selanjutnya menuju ke area penyuntikan vaksin Covid-19. Kemudian menunggu di area observasi, di mana ada petugas kesehatan dan mini ICU yang siap sedia, apabila muncul reaksi tertentu.

Penyelenggaraan vaksinasi ini hasil kerjasama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Grab Indonesia dan Good Doctor Technology Indonesia.

"Dalam pelaksanaan vaksinasi ini harus melibatkan seluruh komponen bangsa agar cakupan vaksinasi bisa dipercepat dan diperluas," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berdasarkan siaran pers, Senin (1/4/2021).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang hadir secara virtual, yakin bahwa vaksinasi bisa membantu pariwisata di Bali cepat pulih.

"Ketersediaan vaksin terus menjadi sumber harapan bagi masyarakat agar dapat kembali ke situasi normal dan mendorong kepercayaan bahwa mereka dapat berwisata dengan aman," terang Sandiaga.

Baca Juga: Setahun Pandemi, Menparekraf Sandiaga Uno All Out Urus Pariwisata

Di sisi lain Gubernur Bali, I Wayan Koster mengimbau semua pelaku pariwisata untuk ikut berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19 sehingga kekebalan kelompok (herd immunity) segera terbentuk.

"Kami imbau agar tidak perlu takut untuk divaksin karena efektif menekan penyebaran virus. Mari bersama-sama kita dukung program vaksinasi nasional demi percepatan pemulihan ekonomi nasional," tutup I Wayan Koster.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI