Suara.com - Kanker menjadi salah satu penyakit dengan tingkat kematian yang tinggi. Penyakit ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan sel kanker itu sendiri.
Melansir dari Health, meskipun faktor genetik dalam perkembangan sel kanker tidak dapat diubah, namun ada beberapa faktor kanker lain yang masih bisa dicegah.
“Mayoritas kanker dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup,” Therese Bevers, MD, direktur medis Pusat Pencegahan Kanker di MD Anderson Cancer Center, mengatakan kepada Health.
Oleh karena itu, berikut enam cara pencegahan kanker menurut para ahli, antara lain:
1. Hindari Merokok
Merokok menyebabkan sekitar 20 persen dari semua jenis kanker dan 30 persen penyebab dari semua kematian akibat kanker. Sekitar 80 persen kanker paru-paru disebankan oleh merokok. Kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker pada pria dan wanita disebabkan oleh merokok.
Selain kanker paru-paru, merokok juga meningkatkan risiko kanker lain seperti kanker mulut dan tenggorokan, ginjal, hati, kandung kemih, perut, usus besar, dan pankreas.
"Rokok dikenal sebagai karsinogen (zat penyebab kanker), menghirup racun dalam rokok dapat langsung menyebabkan kanker," kata Martin J. Edelman, MD, ketua Departemen Hematologi / Onkologi di Fox Chase Cancer Center.
"Merokok adalah satu-satunya penyebab terpenting dari kanker yang dapat dicegah," imbuhnya.
2. Pakai Tabir Surya
Kanker kulit adalah salah satu bentuk kanker paling umum di Amerika Serikat di mana sekitar 4,3 juta orang dewasa dirawat karena sel basal dan karsinoma sel skuamosa setiap tahun.
Paparan sinar ultraviolet (UV) matahari dapat merusak kulit Anda hanya dalam 15 menit dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan untuk mengoleskan tabir surya spektrum luas dengan minimal SPF 15 atau lebih tinggi sebelum pergi keluar rumah.
3. Kurangi Alkohol
Penggunaan alkohol telah dikaitkan dengan kanker. Dalam Laporan tentang Karsinogen, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan mencantumkan alkohol sebagai karsinogen manusia.