Berapa Kali Umumnya Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma Konvalesen?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 03 Maret 2021 | 13:12 WIB
Berapa Kali Umumnya Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma Konvalesen?
Pelaksanaan donor plasma konvalesen di Jember.[Humas PMI Jember]

Suara.com - Jeda melakukan donor darah pada umumnya adalah dua bulan. Lalu berapa lama jeda donor plasma darah konvalesen bagi penyintas Covid-19?

Deputi Bidang Penelitian Translasional dan Kepala Laboratorium Hepatitis, Lembaga Eijkman Jakarta Prof. dr. David Handojo Muljono, Sp.PD, FINASIM, FAASLD, Ph.D mengatakan donor plasma konvalesen bisa dilakukan 2 bulan sekali.

"Kalau untuk uji klinik untuk tiga bulan, atau dua bulan sekali ini tidak menutup kemungkinan," ujar Prof. David dalam Talkshow di YouTube BNPB beberapa waktu lalu.

Ia kemudian mengingatkan antibodi atau sistem kekebalan tubuh yang berhasil menang melawan virus SARS CoV 2, yang ada di tubuh orang yang berhasil sembuh (penyintas) Covid-19 tidak bisa bertahan lama.

"Antibodi penyintas itu bisa bertahan empat bulan, bahkan enam bulan. Ini kalau lewat tiga bulan, ini bisa dites kadar antibodinya," terang Prof. David.

Penyintas Covid-19 yang sudah sembuh lebih dari empat bulan namun tetap ingin menyumbangkan antibodi, disarankan untuk menjalani tes kadar antibodi, untuk melihat apakah masih ada kemungkinan antibodi yang tersesisa.

"Kalau kadarnya cukup tinggi, kenapa tidak? mereka bisa mendonorkan terus, sampai yang bersangkutan sudah merasa cukup, amalnya banyak atau kadar antibodinya mulai turun," sambung Prof. David.

Donor plasma darah konvalesen adalah proses transfer antibodi dari tubuh penyintas Covid-19, ke tubuh pasien yang sedang berjuang melawan Covid-19.

Dengan proses transfer antibodi ini, diharapkan tubuh pasien Covid-19 bisa bekerja lebih cepat melawan virus, dan bisa merangsang kesembuhan jadi lebih cepat.

baca juga

Adapun cara kerja antibodi yang didonorkan, ialah merangsang antibodi yang ada di tubuh pasien, dan memberitahu cara agar bisa menang melawan virus SARS CoV 2, sebagaimana antibodi tersebut berhasil menang virus di tubuh penyintas Covid-19 sebelumnya.

Sayang terapi donor konvalesen ini belum menjadi pengobatan standar Covid-19 karena uji kliniknya belum selesai, atau masih sebatas izin Emergency Use Authorization (EUA), yakni izin penggunaan darurat seperti di masa pandemi saat ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkembangan Penggunaan Plasma Konvalesen dalam Pengobatan Covid-19

Perkembangan Penggunaan Plasma Konvalesen dalam Pengobatan Covid-19

Video | Selasa, 02 Maret 2021 | 21:00 WIB

Bisakah Donor Plasma Darah Konvalesen Setelah Vaksin Covid-19?

Bisakah Donor Plasma Darah Konvalesen Setelah Vaksin Covid-19?

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 12:30 WIB

Doni Monardo Ajak Para Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Doni Monardo Ajak Para Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Video | Selasa, 02 Maret 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 21:08 WIB

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:55 WIB

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

×