Temuan Baru, Vaksin Oxford Tidak Efektif Lawan Varian Virus Corona Brasil

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 07 Maret 2021 | 08:47 WIB
Temuan Baru, Vaksin Oxford Tidak Efektif Lawan Varian Virus Corona Brasil
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Sebuah temuan baru menemukan vaksin Pxford AstraZeneca untuk virus corona Covid-19 tidak bekerja baik melawan varian baru di Brasil.

Data awal dari studi Universitas Oxford menemukan bahwa vaksin Covid-19 tidak perlu dimodifikasi untuk melindungi diri dari varian baru virus corona.

Tapi dilansir dari The Sun, temuan baru ini menunjukkan vahwa vaksin Covid-19 tidak hanya efektif melawan varian baru virus corona P1, yang berasa dari kota Manaus, Brasil.

Temuan peneliti ini menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 tidak memberikan tingkat efektivitas yang pasti dalam melawan varian baru virus corona. Tapi, peneliti yang melakukan studi ini tidak mau disebutkan namanya karena hasilnya belum dipublikasi.

Mereka mengatakan hasil lengkap dari studi mereka terhadap vaksin Covid-19 untuk varian baru virus corona akan dirilis akhir bulan Maret 2021 ini.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Fiocruz, yang mengirimkan sampel untuk penelitian, mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki informasi apapun mengenai penelitian tersebut.

Sementara itu, perusahaan yang memproduksi vaksin Oxford AstraZeneca belum mengomentari temuan baru yang meragukan efektivitas produknya melawan varian baru virus corona.

Varian baru virus corona Brasil

Varian baru virus corona Brasil (PI) membawa 3 mutasi kunci yang memengaruhi protein spike. Protein lonjakan dalah bagian dari virus corona Covid-19, yang menempel pada sel manusia dan memungkinkan virus untuk menginfeksi tubuh.

baca juga

Hal itu adalah bagian dari virus yang dirancang untuk ditargetkan oleh vaksin Covid-19. Karena itulah, para ilmuwan percaya vaksin Covid-19 kurang efektif melawan varian baru virus corona Brasil dan Afrika Selatan, meskipun masih bisa bekerja.

Para ahli pertama kali mendeteksi varian P.1 di Manaus, Brasil utara, pada bulan Desember 2020. Varian ini belum diketahui pasti bisa menyebabkan kondisi lebih parah atau tidak, tetapi ada bukti bahwa mutasi ini lebih menular.

Ilmuwan Porton Down sedang melakukan lebih banyak analisis untuk mengonfirmasi bukti yang menunjukkan bahwa strain tersebut tidak menyebabkan tingkat kematian yang lebih tinggi atau mempengaruhi vaksin atau perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Sebut Prioritas Vaksinasi Covid-19 ke Pedagang Salah

Epidemiolog Sebut Prioritas Vaksinasi Covid-19 ke Pedagang Salah

News | Jum'at, 05 Maret 2021 | 20:23 WIB

Kejar Herd Immunity, Begini Strategi Vaksinasi Covid-19 Indonesia

Kejar Herd Immunity, Begini Strategi Vaksinasi Covid-19 Indonesia

Health | Jum'at, 05 Maret 2021 | 19:05 WIB

Waduh! Polisi Sita Ratusan Vaksin Covid-19 Palsu di Afrika Selatan

Waduh! Polisi Sita Ratusan Vaksin Covid-19 Palsu di Afrika Selatan

Health | Jum'at, 05 Maret 2021 | 17:30 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×