BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 13:01 WIB
BPOM Keluarkan Izin Darurat Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menerbitkan penggunaan izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 AstraZeneca.

"Berdasarkan hasil evaluasi dan juga pertimbangan manfaat, risiko, maka BPOM telah menerbitkan persetujuan penggunaan masa darurat atau EUA. Pada 22 Februari 2021 yang lalu, dengan nomor EUA 2158100143A1," ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito, Selasa (9/3/2021).

EUA adalah persetujuan penggunaan obat atau vaksin saat kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat, seperti pada masa pandemi Covid-19.

Dalam penerbitan EUA, Penny mengatakan bahwa BPOM sudah mengevaluasi serangkaian data hasil uji klinis tahap awal di sejumlah negara, seperti Brasil, Inggris, dan Afrika Selatan dengan total 23.745 subjek berusia 18 tahun ke atas.

"Hasil evaluasi khasiat berdasarkan uji klinik pemberian AstraZeneca dapat merangsang pembentukan antibodi, baik pada populasi dewasa maupun lansia, dengan rata-rata titer (kadar) antibodinya setelah dosis kedua, dewasa usia 18 hingga 60 tahun, adalah peningkatan 32 kali. Sedangkan lansia di usia di atas 65 tahun, 21 kali," jelas Penny.

Adapun besaran efikasi yang didapatkan dari data hasil uji klinis sementara itu menunjukkan efikasi 62,1 persen, mampu menangkal Covia-19 setelah 15 hari sejak pemberian 2 dosis standar, dan pemantauan selama 2 bulan.

"Hal ini sesuai dengan persyaratan efikasi untuk penerimaan EUA yang ditetapkan oleh WHO yaitu minimal efikasi 50 persen," pungkas Penny.

Sementara itu, melalu program COVAX dari organisasi COVAX buatan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, Indonesia sudah kedatangan sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca pada Senin (8/3/2021)

Kedatangan 1,1 juta dosis ini bagian dari 11,7 juta dosis vaksin AstraZeneca yang diterima Indonesia melalui program COVAX. Kedatangan 11,7 juta dosis ini sudah dimulai saat ini dan rencananya akan selesai pada Mei 2021.

Tidak hanya itu, 50 juta dosis vaksin lainnya akan tiba, melalui perjanjian bilateral antara Indonesia dan Inggris lewat AstraZeneca, dan terlepas dari program COVAX.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TOK! BPOM Izinkan Vaksin COVID-19 AstraZeneca karena Darurat

TOK! BPOM Izinkan Vaksin COVID-19 AstraZeneca karena Darurat

Bali | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:31 WIB

Vaksin AstraZeneca Diklaim Ampuh 100 Persen Cegah Kematian Akibat COVID-19

Vaksin AstraZeneca Diklaim Ampuh 100 Persen Cegah Kematian Akibat COVID-19

Bali | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:24 WIB

Korea Selatan Batal Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca Untuk Lansia, Kenapa?

Korea Selatan Batal Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca Untuk Lansia, Kenapa?

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 14:17 WIB

Terkini

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB