Diduga Menenangkan Diri Dalam Lemari Es, Remaja Ini Berakhir Meninggal

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 11 Maret 2021 | 16:00 WIB
Diduga Menenangkan Diri Dalam Lemari Es, Remaja Ini Berakhir Meninggal
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

Suara.com - Remaja laki-laki bernama Jose Edurado Rosa (15) ditemukan tewas di dalam lemari es dalam kondisi hanya memakai celana dalam oleh sepupunya. Insiden ini terjadi di kota Campo Grande, Brasil pada 11 Januari lalu.

Setelah melakukan penyelidikan esktensif, petugas kepolisian Elaine Benicasa mengesampingkan kemungkinan perampokan, pembunuhan atau bunuh diri dalam kematian Jose.

Benicasa menduga Jose masuk ke lemari es untuk menenangkan diri setelah ia masuk ke rumah sang nenek menggunakan kunci cadangan.

"Baunya sudah tidak enak. Aku membuka lemari es dan menemukannya di sana duduk hanya dengan celana dalam," kata sepupu Carlos Magno Goncalves (20), dilansir The Sun.

Penyebab kematian belum dipastikan, namun polisi yakin ada tanda-tanda penyakit mendadak, mungkin akibat penggunaan steroid anabolik, dan sesak napas. Keluarganya juga memiliki riwayat tekanan darah tinggi.

Ilustrasi: Kulkas. (Shutterstock)
Ilustrasi: Kulkas. (Shutterstock)

Berdasarkan kasus ini, apa yang sebenarnya terjadi ketika seseorang terkunci di dalam lemari es?

Menurut ahli fisiologi di Queen Mary, University of London, Bill Keatinge, tanda pertama masalah adalah radang dingin. Dalam kondisi yang sangat dingin, tubuh akan menutup suplai darah ke kulit dan karena pada jari-jari kita sangat kecil, anggota tubuh ini akan membeku secara cepat.

"Dalam percobaan, saya telah membekukan jari kelingking saya berulang kali, dan itu hanya membutuhkan waktu sekitar 70 hingga 80 detik," kata Keatinge, dilansir The Guardian.

Meskipun menggigil membuat tubuh tetap hangat dengan peningkatan produksi panas tubuh sepuluh kali lipat, hal ini menghabiskan banyak energi sehingga bisa melelahkan.

"Saat menggigil berhenti, inilah saatnya untuk khawatir," peringat Keatinge.

Tubuh akan mulai kehilangan panas dengan cepat dan mengalami hipotermia setelah suhu inti turun di bawah 35 derajat Celcius.

Ketika tubuh mendingin lebih lanjut, pernapasan akan sulit dan untuk berpikir jernih pun susah. Akhirnya, otot jantung mulai bekerja dan karena darah akan dipompa ke seluruh tubuh secara tidak efisien, jaringan dan organ menjadi gagal karena kekurangan oksigen.

"Anda akan berada dalam masalah besar dalam beberapa jam pada suhu -28C. Saya akan kagum jika ada yang bisa bertahan selama satu hari pada suhu tersebut," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Ini Sembunyikan Tubuh Ibunya di Lemari Es

Perempuan Ini Sembunyikan Tubuh Ibunya di Lemari Es

News | Senin, 01 Februari 2021 | 05:27 WIB

Jahat! Dokter Tutupi Malpraktik dengan Bunuh Bayi di Lemari Es

Jahat! Dokter Tutupi Malpraktik dengan Bunuh Bayi di Lemari Es

Health | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:59 WIB

Tertimpa Lemari Es, Seorang Karyawan Restoran Cepat Saji Meninggal

Tertimpa Lemari Es, Seorang Karyawan Restoran Cepat Saji Meninggal

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 17:44 WIB

Terkini

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB