Peneliti: Autisme pada Anak Bisa Dideteksi Dini Lewat Retina

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 16 Maret 2021 | 07:19 WIB
Peneliti: Autisme pada Anak Bisa Dideteksi Dini Lewat Retina
Ilustrasi Autisme pada Anak Bisa Dideteksi Dini Lewat Retina. (Shutterstock)

Suara.com - Deteksi dini autisme pada anak kini tampaknya bukan lagi hal yang mustahil untuk dilakukan. Seorang ilmuwan Hong Kong telah mengembangkan sebuah metode penggunaan pemelajaran mesin dan kecerdasan buatan untuk memindai retina anak-anak guna mendeteksi autisme dini atau risiko autisme, dan berharap untuk dapat mengembangkannya secara komersil tahun ini.

Dikatakan bahwa metode itu dapat memindai retina anak-anak, paling muda usia enam tahun. Pemindaian retina mata dapat membantu memperbaiki deteksi dini dan hasil perawatan bagi anak-anak, kata Benny Zee, seorang profesor di Universitas China di Hong Kong.

"Pentingnya intervensi dini adalah karena mereka masih bertumbuh, mereka masih berkembang. Jadi terdapat kesempatan lebih besar untuk sukses," kata Zee.

Metodenya menggunakan kamera resolusi tinggi dengan perangkat lunak komputer baru yang menganalisa kombinasi berbagai faktor termasuk lapisan fiber dan pembuluh darah di dalam mata.

Teknologi itu dapat digunakan untuk mengidentifikasi anak-anak yang berada di bawah risiko autisme dan untuk memasukkan mereka ke program pengobatan lebih cepat, kata Zee.

Tujuh puluh anak-anak telah dites menggunakan teknologi tersebut, 46 dengan autisme dan sebuah grup kontrol berisi 24 anak. Teknologi itu mampu mengidentifikasi anak-anak dengan 95,7 persen autisme pada saat itu. Rata-rata usia yang dites adalah 13 tahun dengan yang termuda berusia 6 tahun.

Penemuan Zee telah dipublikasikan di jurnal medis yang ditelaah sejawat EClinicalMedicine.

Para spesialis autisme menyambut baik penemuannya, namun mengatakan masih ada stigma yang begitu besar, terutama dengan para orangtua yang kerap ragu untuk mempercayai bahwa anaknya memiliki autisme meski terdapat tanda-tanda yang jelas.

"Kebanyakan, orangtua akan menolak pada awalnya," kata Dr Caleb Knight yang mengoperasikan sebuah pusat terapi autisme swasta.

"Jika ada tes medis atau penanda biologis seperti ini, mungkin dapat memfasilitasi orangtua untuk tidak telalu lama menolak sehingga anak dapat mendapatkan perawatan dengan lebih cepat," katanya lagi, seperti dilansir Reuters dan dikutip dari Antara.

Zee mengatakan pada Reuters bahwa risetnya ditujukan untuk menjadi alat pendukung bagi penilaian profesional yang diizinkan oleh para profesional di bidang kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penemuan Mutasi Gen untuk Mengembangkan Obat Autisme yang Efektif

Penemuan Mutasi Gen untuk Mengembangkan Obat Autisme yang Efektif

Health | Selasa, 12 Januari 2021 | 08:44 WIB

Tunjukkan Ketegaran Rawat Anaknya yang Autis, Aktris Malaysia Tuai Pujian

Tunjukkan Ketegaran Rawat Anaknya yang Autis, Aktris Malaysia Tuai Pujian

News | Selasa, 05 Januari 2021 | 18:25 WIB

Konsumsi Banyak Obat, Bocah Ini Berakhir Menderita Sindrom Stevens-Johnson

Konsumsi Banyak Obat, Bocah Ini Berakhir Menderita Sindrom Stevens-Johnson

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:26 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB